Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad (tengah) melaporkan hasil pencarian hari keempat lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Antara.
Hari Keempat Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Gabriella Thesa Widiari • 11 September 2026 23:15
Jakarta: Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari keempat. Namun, tim SAR gabungan masih belum menemukan hasil yang mengarah pada rombongan jurnalis yang hilang.
"Untuk semua set area dengan empat sektor dan satu sektor khusus, termasuk pencarian via udara yang dapat kami sampaikan, untuk keseluruhan sektor tersebut dengan hasil nihil," ujar Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad, dikutip dari Antara, Jumat, 11 September 2026.
Sektor khusus tersebut mencakup wilayah daratan Pulau Rakata, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang. Langkah ini ditempuh dengan mengerahkan kapal KN SAR Tetuka serta armada RIB 02 Banten.
Meski seluruh sektor dan jalur udara telah disisir secara intensif, keberadaan rombongan jurnalis belum juga ditemukan. Tim SAR gabungan sejauh ini hanya menemukan satu buah pelampung di perairan tersebut.
"Hanya menemukan satu buah pelampung atau life jacket oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer," kata Amrad.

Operasi SAR hari ketiga di perairan Selat Sunda diperluas hingga 2.483 NM² dengan melibatkan lebih dari 280 personel gabungan. Foto: Istimewa.
Rombongan jurnalis foto yang hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda hilang kontak tak berselang lama dari waktu keberangkatan pada Senin, 7 September 2026. Mereka adalah M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency), Donal Husni (Freelance), beserta sau pemandu dan dua kru kapal.
Saat ini, Tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian yang diperluas hingga mendekati kawah Gunung Anak Krakatau. Puan pun mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan instruksi langsung ke KSAL Laksamana Muhammad Ali untuk membantu proses pencarian rombongan jurnalis itu.