Kebakaran di Bromo Capai 10 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung

Petugas gabungan memadamkan kobaran api di Bukit Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Rabu (5/8/2026). ANTARA/HO-BPBD Probolinggo

Kebakaran di Bromo Capai 10 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung

Lukman Diah Sari • 5 August 2026 12:24

Probolinggo: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo, Jawa Timur, belum padam. Kawasan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare.

"Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kondisi hari ini titik api masih belum padam, sehingga petugas terus melakukan upaya pemadaman ke sejumlah titik api," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, di kabupaten setempat, Rabu, 5 Agustus 2026, melansir Antara.

Personel Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo bersama BPBD Jawa Timur, Perhutani, TNI/Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Agen Penanggulangan Bencana Jatim, relawan, dan masyarakat berjibaku untuk memadamkan karhutla di kawasan wisata Gunung Bromo tersebut.

"Alat pemukul api (kepyok) yang dimiliki petugas sudah rusak semua karena digunakan secara masif saat memadamkan karhutla, namun petugas tetap memadamkan api dengan menggunakan ranting pohon yang ada," tutur dia.

Selain kepyok, lanjut dia, petugas gabungan menggunakan backpack sprayer untuk memadamkan kobaran api yang terus merembet ke lokasi yang lain akibat angin kencang dan ilalang kering yang mudah terbakar. Tim gabungan juga memantau pergerakan titik api dan melakukan penyekatan agar api tidak merembet ke wilayah lainnya, sehingga diharapkan api bisa padam dan luas lahan yang terbakar tidak semakin meluas.


Lokasi terdampak kebakaran hutan di kawasan Gunung Bromo/BPBD Kab. Malang.

Karhutla tersebut berdampak pada penutupan sebagian kawasan wisata Gunung Bromo yang menjadi salah satu destinasi andalan di Jawa Timur karena pihak Balai Besar TNBTS menutup akses wisata Gunung Bromo dari pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang untuk memaksimalkan upaya pemadaman api dan memastikan aspek keselamatan seluruh wisatawan.

Penutupan tiga akses tersebut dilakukan sejak Senin, 3 Agustus 2026, pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Namun, wisatawan bisa berkunjung ke Gunung Bromo dari pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan dengan area yang terbatas.

(Lukman Diah Sari)