Hari Terakhir BTN Jakim, Polisi Lakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas

Ilustrasi polisi. Foto- dok. Medcom

Hari Terakhir BTN Jakim, Polisi Lakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas

Rifda Muthia Zahra • 14 June 2026 07:30

Jakarta: Polda Metro Jaya akan melakukan rekayasa lalu lintas skala besar di Jakarta. Kebijakan ini mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas selama ajang BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 berlangsung.

“Rute lari akan melintasi beberapa ruas jalan utama, di antaranya JI. Jend. Sudirman, JI. MH. Thamrin, JI. Gatot Subroto, JI. Prof. Dr. Satrio, JI. Rasuna Said, dan JI. Mampang Prapatan,” tulis akun instagram Traffic Management Centre Polda Metro Jaya @tmcpoldametro, Minggu 14 Juni 2026. 

Sterilisasi jalur akan menutup penuh kawasan Sudirman hingga jalan MH Thamrin. Akses kendaraan menuju segmen jalan protokol tersebut dialihkan secara total.

Rute ajang lari berskala internasional ini juga melewati jalur Gatot Subroto. Kawasan sekitar jalan Prof Dr Satrio dipastikan mengalami pengalihan arus lalu lintas.

Penutupan jalan berlanjut hingga area Rasuna Said dan Mampang Prapatan. Masyarakat diimbau mencari jalur alternatif di luar zona BTN Jakim.

“Dimungkinkan akan terjadi kepadatan, perlambatan, dan rekayasa lalu lintas pada hari Sabtu ( pukul 03.00 sampai dengan 07.30 WIB ) dan hari Minggu ( pukul 03.00 sampai dengan 11.00 WIB ),” tulis akun instagram @tmcpoldametro.

Event BTN Jakim. Foto- Jakim.id

Baca Juga: 

Pramono Sebut Jakim Motor Penggerak Baru Sektor Pariwisata Jakarta

Polda Metro Jaya memprediksi terjadi kepadatan lalu lintas selama agenda BTN Jakim berlangsung. Petugas menerapkan rekayasa mulai pukul 03.00-11.00 WIB.

“Para pengendara dimohon untuk mengikuti petunjuk serta arahan dari petugas di lapangan demi keamanan dan kelancaran kita bersama,” tulis akun instagram @tmcpoldametro.

Ratusan personel kepolisian disiagakan untuk menjaga ketertiban lalu lintas. Polda mengimbau masyarakat untuk mematuhi seluruh arahan rekayasa lalu lintas demi menjaga kelancaran bersama.

(Achmad Zulfikar Fazli)