Workshop Baking Takjil Viral di Aula Kelurahan Jatisampurna, Bekasi. Foto: Dok. Istimewa.
Ibu Rumah Tangga Bekasi Dilatih Garap Takjil Viral Raih Cuan
Fachri Audhia Hafiez • 16 March 2026 17:56
Jakarta: Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama SKIES Indonesia menggelar Workshop Baking Takjil Viral di Aula Kelurahan Jatisampurna, Bekasi, guna membuka peluang usaha rumahan bagi masyarakat. Pelatihan yang diikuti 50 ibu rumah tangga ini fokus pada pembuatan kudapan populer seperti risol matcha dan dimsum keju lumer sebagai modal usaha di bulan Ramadan.
"Jadi sesuai temanya, 'Workshop Baking Takjil Viral', bagaimana para ibu bisa raih cuan di bulan penuh berkah," ungkap Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2026.
Baca Juga :
Lestari Moerdijat Dorong Peningkatan Keterampilan Guru untuk Mewujudkan Pendidikan Inklusif
Sandiaga menjelaskan bahwa program Perempuan Berdaya ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan memasak (baking), tetapi juga strategi pemasaran digital. Para peserta diajarkan cara membuat desain flyer promosi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) agar produk mereka lebih menarik di media sosial.
"Terpenting adalah para ibu bisa mandiri lewat usaha rumahan, yang nantinya bisa berkembang habis lebaran dan seterusnya, ammiin," tambah Sandiaga.
Selain pelatihan teknis, para peserta akan mendapatkan pendampingan intensif selama satu bulan ke depan. Dukungan tersebut mencakup bantuan modal awal berupa bahan baku gratis serta sesi konsultasi daring untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka.
.jpeg)
Workshop Baking Takjil Viral di Aula Kelurahan Jatisampurna, Bekasi. Foto: Dok. Istimewa.
Camat Bekasi, Nata Wirya, turut menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang mendorong kemandirian ekonomi warga Jatisampurna tersebut. Ia berharap ilmu yang didapat bisa ditularkan kepada warga lainnya dan menjadi cikal bakal UMKM baru di wilayahnya.
"Saya senang sekali dan saya berharap untuk ibu-ibu bisa melanjutkan, dan menerapkan ilmu pelatihan hari ini kepada ibu-ibu lainnya, sehingga dapat menjadi peluang usaha untuk para ibu-ibu sekalian," ujar Nata.
Nata juga menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk menyediakan wadah bagi para ibu yang ingin memasarkan produknya di berbagai acara kecamatan di masa mendatang.