Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu. Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Jalur Mampang-Santa Masih Ditutup Imbas Truk Menabrak JPO Tendean
Fachri Audhia Hafiez • 14 July 2026 20:48
Jakarta: Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan masih menutup total ruas Jalan Raya Mampang menuju arah Pasar Santa. Kebijakan ini diambil sebagai dampak dari insiden truk pengangkut alat berat jenis crane yang tersangkut dan merusak struktur Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean.
"Ya, jadi yang utamanya, yang tadi saya katakan, yang dari Mampang ke arah Santa itu masih ditutup," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu kepada wartawan di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 14 Juli 2026.
Bernad menjelaskan, imbas penutupan jalur tersebut, Sudinhub memberlakukan rekayasa lalu lintas di Simpang Mampang. Arus kendaraan dari arah Kuningan maupun Mampang kini diluruskan menjadi satu arah. Sementara itu, akses menuju flyover Mampang ke atas ditutup total, dan kendaraan yang keluar dari underpass dipaksa berbelok ke kiri.
Petugas di lapangan sempat mengalami kendala dalam mempercepat proses penanganan evakuasi. Tingginya volume kendaraan yang melintas di kawasan tersebut pada jam sibuk membuat kepadatan tidak terhindarkan.
"Cuma memang lalu lintasnya pada saat peak hour ini cukup padat yang menuju ke arah Tendean-Mampang. Jadi, tetap kita bantu lalu lintasnya dengan personel yang ada di lapangan," ujar Bernad.

Petugas melakukan proses evakuasi truk bermuatan alat berat yang menabrak jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/nym.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, kecelakaan tunggal ini terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Truk tersebut diketahui sedang membawa muatan alat berat dari kawasan Summarecon Bogor menuju Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Insiden diduga kuat terjadi karena kelalaian sopir truk yang berkendara sembari bermain ponsel, sehingga tidak memperhatikan batas maksimal ketinggian muatan.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, benturan keras tersebut mengakibatkan struktur JPO Tendean mengalami kerusakan sangat berat. Bagian tangga pembantu JPO tampak terpisah dari badan jembatan, dan salah satu kaki tiang penyangga terangkat dari fondasinya. Saat ini, puing-puing hasil pembongkaran darurat telah dibersihkan oleh petugas dan dibawa ke gudang milik Dinas Bina Marga DKI Jakarta.