Program Bedah Rumah Kapolri Sentuh Warga Kurang Mampu di Bogor

Rumah buruh cuci dibedah. Foto: MI

Program Bedah Rumah Kapolri Sentuh Warga Kurang Mampu di Bogor

Rahmatul Fajri • 15 July 2026 19:29

Jakarta: Keharuan menyelimuti kediaman Itoh, 55, seorang buruh cuci gosok asal Kampung Cibedug Tengah, RT 02 RW 04, Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Itoh tak kuasa menahan air mata setelah rumahnya yang tidak layak huni dipastikan mendapat bantuan Program Bedah Rumah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Bantuan kemanusiaan ini disalurkan secara langsung melalui kolaborasi bersama organisasi Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (MPPI). Didampingi suaminya, Usman, 56, yang bekerja sebagai buruh serabutan, Itoh sujud syukur di hadapan perwakilan pemberi bantuan dan pengurus lingkungan setempat.

"Hatur nuhunnya (terima kasih ya). Mudah-mudahan Bapak Kapolri sareng sadayana nu terlibat ngabantos bedah rumah ieu dipaparinan rezeki anu lega sareng berkah. Aamiin (Mudah-mudahan Bapak Kapolri dan semua yang terlibat membantu bedah rumah ini diberikan rezeki yang luas dan berkah)," ujar Itoh dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 15 Juli 2026.

Bantuan dari orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini dinilai warga sekitar sebagai buah manis dari kesabaran Itoh. Selama 37 tahun, ia dan suaminya dengan penuh kasih sayang merawat anak istimewa mereka yang menyandang disabilitas sejak lahir di tengah keterbatasan ekonomi.
 


Itoh mengaku sempat terkejut saat sejumlah petugas mendatangi rumahnya untuk melakukan survei fisik bangunan dan langsung memberikan kepastian pembangunan hingga tuntas.

"Alhamdulillah ya Allah, Alhamdulillah Gusti Pangeran nu Agung atas anugerah ieu (Alhamdulillah Tuhan Yang Maha Agung atas anugerah ini)," ungkap Itoh.


Rumah buruh cuci dibedah. Foto: MI

Proses pengerjaan renovasi total rumah keluarga Itoh ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu ke depan agar bisa segera ditempati dengan aman dan nyaman. Momen penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan langsung oleh Ketua RW 04 Desa Nagrak, Kobir, 45.

Ketua RW 04 Desa Nagrak, Kobir, mengapresiasi kepedulian jajaran kepolisian yang bersedia turun langsung melihat kondisi warganya di akar rumput. Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan.

Program bedah rumah di Kabupaten Bogor ini merupakan kelanjutan dari komitmen sosial Kapolri. Sebelumnya, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah meluncurkan program serupa secara serentak di 80 titik rumah tidak layak huni yang tersebar di seluruh Indonesia.

(M Sholahadhin Azhar)