Situasi di Gaza yang hancur akibat diserang Israel. Foto: Anadolu
PBB Desak Semua Pihak Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza Fase Kedua
Fajar Nugraha • 16 January 2026 15:05
New York: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak seluruh pihak yang bertikai di Jalur Gaza untuk mematuhi komitmen kesepakatan gencatan senjata seiring dimulainya fase kedua rencana perdamaian. Pengumuman dimulainya tahap baru ini disampaikan oleh utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Steve Witkoff.
Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan bahwa meskipun fase pertama diklaim berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar, tantangan di lapangan masih sangat berat. PBB mendesak para pihak untuk memanfaatkan momentum ini guna membangun jalur politik yang kredibel menuju solusi dua negara.
Baca Juga :
Dujarric juga menyoroti keengganan Israel untuk membuka kembali pintu perlintasan Gaza secara penuh. Hal ini bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB November 2025 yang menuntut akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan serta rekonstruksi wilayah yang hancur.
"PBB telah menyalurkan bantuan sebanyak mungkin, namun jumlah tersebut masih jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan warga," tegas Dujarric, seperti dikutip Anadolu, Kamis, 15 Januari 2026.
Laporan dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menunjukkan tren peningkatan ketidakamanan di Gaza akibat serangan udara, penembakan, dan bentrokan bersenjata. Pekan lalu tercatat sebagai periode dengan angka korban jiwa tertinggi sejak gencatan senjata dimulai, dengan lebih dari 300 insiden yang dilaporkan.
PBB mengingatkan bahwa berdasarkan hukum kemanusiaan internasional, warga sipil dan infrastruktur sipil wajib dilindungi setiap saat. Saat ini, mitra PBB di lapangan terus berupaya memberikan bantuan perlindungan dan tempat tinggal darurat bagi warga yang terdampak di seluruh kantong wilayah tersebut.
(Kelvin Yurcel)