BPBD Sumut: 532 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Asahan

Banjir di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara ANTARA/HO-Pusdalops Sumut

BPBD Sumut: 532 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Asahan

Lukman Diah Sari • 14 May 2026 10:01

Medan: Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatra Utara (Sumut) mencatat 532 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Asahan. Berdasarkan laporan Pusdalops Sumut, bencana banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Hianga pada Rabu, 13 Mei 2026.

"Berdasarkan laporan korban luka maupun korban meninggal dunia dan pengungsi nihil," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, melansir Antara, Kamis, 14 Mei 2026


Ilustrasi banjir. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

Pusdalops mendata 532 jiwa yang terdampak tersebar di Kecamatan Tinggi Raja yakni di Dusun X, Desa Terusan Tengah; dan di Kecamatan Sei Dadap di Desa Perkebunan Sei Dapat, Dusun 3, dan 5.

Kecamatan Tinggi Raja merupakan wilayah paling parah dengan 500 jiwa dari 120 Kepala Keluarga (KK) dan 100 rumah terdampak. Sedangkan Kecamatan Sei Dadap tercatat 32 jiwa dari 10 KK dan 20 rumah terdampak.

"Selain itu satu tempat ibadah dan satu fasilitas umum yakni puskesmas juga terdampak bencana alam tersebut," ungkap dia.

Yuyun -sapaan akrabnya- mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait. Selain itu, kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

"Kondisi terkini masih dalam penanganan pihak terkait," ujar Yuyun.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)