8.616 Jiwa Terdampak Banjir di Delapan Daerah Sultra

Foto udara banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara. (ANTARA/HO-BPBD Sultra)

8.616 Jiwa Terdampak Banjir di Delapan Daerah Sultra

Silvana Febiari • 12 May 2026 13:38

Kendari: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sebanyak 8.616 jiwa dan 2.326 rumah warga terdampak bencana banjir yang terjadi di delapan daerah se-Sultra. Banjir tersebut terjadi sejak Sabtu, 9 Mei 2026. 

"Jumlah rumah yang terendam banjir itu 2.326 bangun dengan warga terdampak 8.616 jiwa dari data yang masuk per hari Senin," kata Kepala BPBD Sultra Laode Saifuddin, dilansir dari Antara, Selasa, 12 Mei 2026. 

Dia menyebutkan banjir terjadi di delapan daerah yakni Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Timur, dan Buton Utara. Jumlah rumah warga terendam banjir terparah berada di Kota Kendari dengan 794 bangunan, disusul Kabupaten Kolaka dan Konawe.
 


"Semua di delapan daerah itu bencananya banjir, terakhir itu Buton Utara masuk laporan ke BPBD tadi malam," jelasnya.

Dengan kondisi itu, BPBD Sultra mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Apalagi berdasarkan perkiraan BMKG, sejumlah daerah di Bumi Anoa masih diguyur hujan beberapa hari ke depan.

Saifuddin menjelaskan pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah penanganan jika sewaktu-waktu terjadi bencana susulan. "Kami juga meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan informasi yang belum pasti terkait bencana alam," ucapnya.


Rumah warga yang terdampak banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara. ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra


Untuk Kota Kendari, kata Saifuddin, BPBD bersama Dinas Sosial serta SAR Brimob Polda Sultra sudah membangun posko pengungsian dan dapur umum untuk warga di bantaran Kali Wanggu.

Selain itu, BPBD Sultra menyiapkan bantuan logistik untuk para korban banjir berupa makanan siap saji seperti pop mie, beras sebanyak 200 kilogram, air mineral 30 dus, kopi saset, dan minyak goreng. Total bantuan yang telah terkumpul tersebut bernilai sekitar Rp15 juta.

"Logistik ini kami tampung satu posko nanti didistribusikan ke daerah lain yang terdampak bencana," tambah Saifuddin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)