Ilustrasi bendera Iran. (Freepik)
Iran Akan Anggap Serangan Apa Pun dari AS sebagai Deklarasi Perang Terbuka
Willy Haryono • 24 January 2026 14:20
Teheran: Iran menegaskan akan menganggap setiap serangan dari Amerika Serikat sebagai “perang terbuka," di tengah meningkatnya kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan seorang pejabat senior Iran yang berbicara secara anonim pada Jumat.
Pejabat itu mengatakan militer Iran telah berada dalam status siaga tinggi seiring dengan rencana kedatangan kelompok kapal induk Amerika Serikat dan aset militer lainnya di wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan.
“Kami berharap pengerahan militer ini tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata. Tetapi militer kami siap menghadapi skenario terburuk. Karena itu, semua berada dalam status siaga tinggi di Iran,” kata pejabat tersebut, dilansir dari TRT World, Sabtu, 24 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa Teheran tidak akan membedakan bentuk atau skala serangan apa pun. “Kali ini kami akan menganggap setiap serangan, baik tipe terbatas, tidak terbatas, bedah, kinetik, apa pun istilahnya, sebagai perang terbuka terhadap kami,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Iran akan merespons dengan cara paling keras jika diserang.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington telah mengirimkan “armada” menuju Iran, meski berharap tidak perlu menggunakannya.
Sejumlah kapal perang AS, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln, beberapa kapal perusak, serta pesawat tempur, mulai bergerak dari kawasan Asia-Pasifik sejak pekan lalu. Pejabat AS juga menyebut sistem pertahanan udara tambahan tengah dipertimbangkan untuk dikerahkan ke Timur Tengah.
Pejabat Iran tersebut menegaskan bahwa pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Iran akan dibalas. Namun, ia tidak merinci bentuk respons yang akan dilakukan Teheran. Menurutnya, negara yang terus berada di bawah ancaman militer tidak memiliki pilihan selain menyiapkan seluruh kemampuannya untuk menghadapi kemungkinan serangan.
Baca juga: Trump Sebut Armada Besar Militer AS Sedang Menuju Iran