Profil Florencia Lolita Wibisono, Pramugari Pesawat ATR 42-500 yang Teridentifikasi

Florencia Lolita, foto: TikTok @florencia.lolita

Profil Florencia Lolita Wibisono, Pramugari Pesawat ATR 42-500 yang Teridentifikasi

Putri Purnama Sari • 21 January 2026 16:18

Jakarta: Satu jenazah perempuan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berhasil diidentifikasi. Korban diketahui bernama Florencia Lolita Wibisono, yang merupakan pramugari pesawat tersebut.

Identifikasi dilakukan melalui proses pemeriksaan yang melibatkan tim gabungan, termasuk unsur medis dan forensik, sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dengan teridentifikasinya Florencia Lolita Wibisono, jumlah korban yang telah diketahui identitasnya kini bertambah.

"Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono," kata Haris di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 21 Januari 2026.

Ia menjelaskan, proses identifikasi dilakukan melalui sejumlah metode ilmiah. Mulai dari pemeriksaan sidik jari, data gigi, properti, hingga ciri medis.

"Jenazah itu diidentifikasi melalui sidik jari, data gigi, properti, dan ciri medis," lanjutnya.

Kondisi jenazah yang relatif baik sangat membantu proses identifikasi. Terutama pada pembacaan sidik jari yang masih jelas.

"Kemarin jenazah masih dalam keadaan bagus sehingga untuk papiler yang ada di sidik jari masih bisa berbaca kemudian dengan alat peralatan yang kami miliki bisa langsung membaca identitas yang bersangkutan," tambahnya.
 

Profil Florencia Lolita

Florencia Lolita Wibisono tercatat sebagai awak kabin yang bertugas di pesawat ATR 42-500, jenis pesawat turboprop yang kerap digunakan untuk penerbangan jarak pendek dan regional. 

Perempuan yang akrab disapa Olen itu merupakan seorang profesional di dunia penerbangan dengan pengalaman lebih dari 14 tahun sebagai pramugari.

Mengacu pada informasi yang tercantum di akun LinkedIn miliknya, perjalanan karier Florencia bermula di sektor penerbangan regional, tempat ia membangun dasar profesional yang kuat dalam aspek ketelitian kerja, pelayanan kepada penumpang, serta penerapan standar keselamatan penerbangan.


Proses penyerahan jenazah Florencia Lolita kepada pihak keluarga, di Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Rabu, 21 Januari 2026. MTVN/Muhammad Syawaluddin. 

Pengalaman tersebut kemudian membawanya menapaki posisi yang lebih tinggi sebagai Senior Flight Attendant, hingga akhirnya dipercaya mengemban peran strategis sebagai Flight Attendant Company Checker sekaligus Instructor di PT Wings Abadi Airlines.
  Dalam kapasitas tersebut, Florencia bertanggung jawab memastikan penerapan standar keselamatan kabin, pelaksanaan prosedur darurat, efektivitas komunikasi awak kabin, serta mutu pelayanan berjalan sesuai prinsip quality control dan quality assurance demi mendukung operasional penerbangan yang aman.

Ia dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang baik, komunikasi yang efektif, pemahaman mendalam terhadap prosedur keselamatan dan pertolongan pertama, serta mampu menyampaikan instruksi keselamatan kepada kru maupun penumpang secara jelas dan sistematis.

Sebagai pramugari, Florencia memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan serta kenyamanan penumpang selama penerbangan. Profesi awak kabin menuntut kesiapsiagaan tinggi, termasuk dalam menghadapi kondisi darurat sesuai dengan standar keselamatan penerbangan.

Florencia tercatat tengah menempuh pendidikan strata satu (S1) pada program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Ilmu Komunikasi di Universitas Pelita Harapan (UPH) sejak 19 Agustus 2024. Berdasarkan data pada laman PDDikti, Florencia masih berstatus sebagai mahasiswi aktif di UPH. Ia diketahui berdomisili di Jakarta.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)