DVI Serahkan Jenazah Florencia Lolita, Keluarga: Terima Kasih Adik Kami Ditemukan

Proses penyerahan jenazah Florencia Lolita kepada pihak keluarga, di Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Rabu, 21 Januari 2026. MTVN/Muhammad Syawaluddin.

DVI Serahkan Jenazah Florencia Lolita, Keluarga: Terima Kasih Adik Kami Ditemukan

Muhammad Syawaluddin • 21 January 2026 14:12

Makassar: Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyerahkan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah teridentifikasi, Florencia Lolita Wibisono, kepada pihak keluarga. Penyerahan dilakukan di Kantor Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu, 21 Januari 2026.

Jenazah Florencia Lolita Wibisono selanjutnya akan dibawa ke Jakarta oleh keluarga untuk dimakamkan. Proses penyerahan jenazah berlangsung haru dan diwarnai isak tangis keluarga. Penyerahan tersebut turut dihadiri perwakilan maskapai Indonesia Air Transport.

Kakak korban, Felix, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian dan identifikasi adiknya.

"Terima kasih kepada semua pihak dan syukur atas semua dikerjakan adik kami bisa ditemukan," kata Felix, saat berada di Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Rabu, 21 Januari 2026.

Felix mengungkapkan, setelah seluruh proses persiapan oleh tim DVI selesai, pihak keluarga segera membawa jenazah Florencia Lolita ke Jakarta.

"Kami ucap syukur karena adik kami sudah ditemukan dan hari ini petinya ditutup, sehingga akan kami segera bawa ke Jakarta," ungkap Felix.


Proses penyerahan jenazah Florencia Lolita kepada pihak keluarga, di Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Rabu, 21 Januari 2026. MTVN/Muhammad Syawaluddin. 

Ia juga berharap seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dapat segera ditemukan dan keluarga korban diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

"Yang juga diberikan kekuatan dan semua (korban) bisa ditemukan. Dukung juga semuanya agar bisa berjalan dengan baik dan lancar," harap Felix.

Hingga kini, petugas telah mengevakuasi dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung. Korban yang ditemukan terdiri atas satu laki-laki dan satu perempuan.

Berdasarkan data manifes maskapai Indonesia Air Transport, pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar pada Sabtu, 17 Januari 2026, membawa tujuh kru dan tiga penumpang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)