Perang Rusia-Ukraina telah meletus sejak Februari 2022. Foto: Anadolu Agency
Serangan Rusia di Kharkiv Ukraina Tewaskan Empat Orang, 10 Lainnya Terluka
Muhammad Reyhansyah • 9 June 2026 16:27
Kharkiv: Sedikitnya empat orang tewas dan 10 lainnya terluka akibat serangan Rusia di wilayah Kharkiv, Ukraina timur laut pada Selasa, 9 Juni 2026.
Gubernur Kharkiv Oleg Synegubov mengatakan, serangan tersebut menghantam Kota Chuguiv dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas sipil.
“Musuh menyerang Kota Chuguiv,” tulis Synegubov melalui Telegram, dikutip dari TRT World.
Ia menyebut empat korban tewas termasuk seorang perempuan berusia 22 tahun.
Menurut Synegubov, serangan itu memicu kebakaran serta merusak sedikitnya 18 kendaraan. Jendela-jendela bangunan pecah dan fasad sejumlah apartemen bertingkat mengalami kerusakan.
Secara terpisah, Wali Kota Kharkiv Igor Terekhov melaporkan 10 orang mengalami luka-luka akibat serangan yang terjadi di wilayah kota tersebut.
Serangan Rusia terhadap Ukraina meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Di sisi lain, Kyiv juga memperluas serangan pesawat nirawak ke wilayah Rusia dengan sasaran utama fasilitas militer dan energi.
Upaya Perdamaian Masih Terhambat
Serangan terbaru itu terjadi ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali ke Kyiv usai melakukan pembicaraan di London dengan para pemimpin Inggris, Prancis, dan Jerman mengenai langkah lanjutan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.Upaya perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat antara Ukraina dan Rusia saat ini dilaporkan mengalami perlambatan karena Washington lebih banyak memusatkan perhatian pada konflik yang melibatkan Iran.
Zelensky pada Senin mengatakan dirinya melakukan percakapan yang “positif” dengan utusan Amerika Serikat Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Ia memuji kesiapan kedua pihak untuk mendorong proses penyelesaian perang Ukraina dalam beberapa pekan mendatang.
Berdasarkan estimasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dipublikasikan pada April lalu, sedikitnya 15.850 warga sipil telah tewas di wilayah Ukraina sejak perang pecah pada 2022.
PBB juga mencatat lebih dari 2.800 warga sipil tewas di wilayah yang dikuasai Rusia, sementara total korban luka di wilayah Ukraina dan daerah pendudukan Rusia telah melampaui 44.800 orang.