Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dalam kegiatan TSASM 2026 di Singapura. Foto: Istimewa.

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura

Anggi Tondi Martaon • 5 June 2026 12:47

Jakarta: Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI), pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting (TSASM) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Singapura pada 2–4 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan forum konsultasi strategis tahunan antara TNI dan Singapore Armed Forces (SAF). Hal itu untuk mengevaluasi serta memperkuat kerja sama pertahanan bilateral kedua negara.

Sidang yang dipimpin Richard dan Chief of Staff – Joint Staff Singapore Armed Forces, Brigadier General Chan Ching Hao, itu menjadi wadah strategis. Terutama, untuk meninjau pelaksanaan berbagai program kerja sama pertahanan yang telah berjalan. Sekaligus, membahas arah pengembangan kerja sama pada tahun-tahun mendatang.

Sebelum pelaksanaan sidang utama, Richard melaksanakan Courtesy Call dengan COS-JS SAF. Hal itu sebagai bagian dari rangkaian kegiatan guna mempererat hubungan profesional dan saling pengertian antara kedua angkatan bersenjata. 

Selanjutnya, kedua delegasi melaksanakan pembahasan komprehensif terkait perkembangan berbagai mekanisme kerja sama bilateral yang berada di bawah kerangka hubungan pertahanan Indonesia–Singapura.

Dalam sidang tersebut dibahas laporan kemajuan sejumlah forum kerja sama bersama. Meliputi Indonesia-Singapore Joint Intelligence Committee (ISJIC), Indonesia-Singapore Joint Operations and Exercise Committee (ISJOEC), Indonesia-Singapore Joint Education and Staff Planning Committee (ISJESPC), serta Indonesia-Singapore Joint Logistics Committee (ISJLC). 

Selain itu, kedua delegasi membahas berbagai isu strategis pertahanan yang menjadi perhatian bersama serta rencana penyelenggaraan TSASM berikutnya.

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon saat memimpin TSASM 2026 di Singapura. Foto: Istimewa.

Richard menyampaikan bahwa hubungan kerja sama antara TNI dan SAF selama ini telah berkembang secara positif dan konstruktif, serta memberikan kontribusi penting dalam membangun rasa saling percaya, meningkatkan interoperabilitas, dan memperkuat stabilitas kawasan.

Melalui mekanisme TSASM, kedua pihak berkomitmen untuk terus mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan kepentingan bersama.

Delegasi Indonesia yang mendampingi Kasum TNI terdiri atas unsur Mabes TNI, perwakilan Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Atase Pertahanan Republik Indonesia di Singapura, serta personel Pusat Kerja Sama Internasional (Puskersin) TNI. Kehadiran delegasi lintas bidang tersebut mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat kerja sama pertahanan yang komprehensif dengan SAF.

Pada akhir sidang, kedua ketua delegasi menandatangani Risalah Sidang ke-22 TSASM sebagai bentuk kesepakatan bersama atas hasil pembahasan dan arah tindak lanjut kerja sama pertahanan bilateral Indonesia–Singapura ke depan. Penandatanganan risalah tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kemitraan pertahanan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada perdamaian serta stabilitas kawasan.

(Anggi Tondi)