Post Graduate Expo di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026. Foto: Metrotvnews.com/Marup
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Tujuan Pendidikan Pascasarjana
Muhamad Marup • 9 May 2026 22:20
Jakarta: Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Yudi Darma, menyebut penurunan kedatangan mahasiswa internasional ke Amerika Serikat menjadi peluang bagi Indonesia dan Malaysia. Menurutnya, kedua negara ini berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia.
"Kedatangan mahasiswa internasional di US turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia, untuk jadi tujuan pascasarjana yang diperhitungkan," kata Yudi dalam World Post Graduate Expo di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026.
Ia menjelaskan, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global. Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset.
"Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat, dan Indonesia serta Malaysia ikut memimpin," jelasnya.
"Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," katanya.
Sementara itu, Chairman Education Malaysia Global Services (EMGS), Datuk Ahmad Shalimin Ahmad Shaffie, menegaskan Malaysia datang ke Indonesia bukan sekadar sebagai negara tetangga. Menurutnya, Malaysia merupakan saudara yang siap mendukung visi Indonesia Emas 2045.
"Jika Malaysia datang ke Jakarta, kami tidak datang sebagai tetangga tapi saudara. Malaysia siap dan berkomitmen berdiri bersama RI menuju Indonesia Emas 2045," kata Ahmad Shalimin.
Ia menilai, Indonesia membutuhkan ratusan ribu lulusan pascasarjana dalam dua dekade ke depan untuk memperkuat fondasi sumber daya manusia unggul. Menurutnya, Kehadiran EMGS bukan sekadar menawarkan pendidikan, melainkan membuka akses bagi mahasiswa Indonesia ke kampus-kampus unggulan di Malaysia.
"Kerja sama kita harus lebih advance lagi. Tidak hanya sekadar pertukaran dosen, melainkan pembentukan jaringan ilmuwan serantau yang fokus pada masalah global," ujarnya.
Ia menambahkan Malaysia menawarkan sistem pendidikan tinggi yang aman, terjamin, dan bertaraf global bagi mahasiswa internasional. Pihaknya memiliki pusat kedatangan mahasiswa asing pertama di dunia.
"Di sana mahasiswa diberikan perlakuan khusus terkait imigrasi dan layanan lainnya," tuturnya.
Pilihan kampus di Malaysia
Terdapat beragam pilihan kampus di Malaysia. Dua di antaranya yaitu Universiti Malaya dan Universiti Putra Malaysia.Universiti Malaya

Stand UM di Post Graduate Expo di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026. Foto: Metrotvnews.com/Marup
Universiti Malaya (UM) merupakan kampus nomor 1 di Malaysia dan termasuk di antara universitas terbaik di Asia. UM dikenal atas keunggulan akademik, penelitian mutakhir, serta visi yang berpikiran maju.
Dengan semangat “Bright and Land of the Brave”, UM terus melahirkan pemimpin masa depan, pemikir berani, dan warga global. Dengan penelitian kelas dunia, jejaring internasional yang kuat, serta komitmen terhadap kepemimpinan nyata dan membangun dunia yang lebih baik, UM tetap berada di garis depan inovasi dan transformasi pendidikan.
Berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings, UM mencatatkan posisi yang cukup mentereng. UM berada di posisi 58 QS World Rankings, posisi 12 di QS Asia University Rankings, dan 3 kategori QS South Eastern Asia University Rankings.
Universiti Putra Malaysia

Stand UPM di Post Graduate Expo di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026. Foto: Metrotvnews.com/Marup
Universiti Putra Malaysia (UPM) menyediakan pengalaman internasional bagi para mahasiswanya di mana terdapat mahasiswa berasal dari lebih 70 negara. UPM juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri.
UPM memiliki 15 fakultas, 11 institut, 2 sekolah dan lebih dari 1.700 staf akademik bergelar PhD. Secara posisi, UPM juga dekat dengan pusat kota Kuala Lumpur, KLIA, dan Putrajaya
Berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings, UPM masuk dalam peringkat 150 besar dunia. UM berada di posisi 134 QS World Rankings dan posisi 20 di QS Asia University Rankings.