Wamenkeu Ungkap Peran Strategis Danantara Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV

Wamenkeu Ungkap Peran Strategis Danantara Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Muhamad Marup • 18 August 2026 22:05

Jakarta: Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, mengungkapkan peran strategis Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk memenuhi target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027. Menurutnya, Danantara bertujuan meningkatkan investasi.

"Danantara dengan keseluruhan konsolidasi asetnya itu kemudian bisa menjadi katalis," ujar Wamenkeu, dalam acara Top Economy yang tayang di Metro TV, Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 21.05 WIB.

Danantara, menurut Wamenkeu, dapat memaksimalkan aset dan proyek untuk mengundang partisipasi swasta dan pelaku ekonomi nonpemerintah untuk berinvestasi. Dengan demikian, sektor swasta dapat meningkatkan usahanya.

"Danantara yang fundamental itu menjadi katalis mengundang masuk crowd in swasta sehingga swastanya juga mau ikut berpartisipasi, meningkatkan ekspansi dunia usaha, mau ekspansi untuk buka cabang baru, buka pabrik baru," jelasnya.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara (kanan). Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV

Wamenkeu menyebut kehadiran Danantara mempertegas bahwa perekonomian Indonesia diciptakan oleh seluruh pelaku ekonomi tidak hanya pemerintah. Pemerintah merangkul semua pihak dan mengoptimalkan semua cara untuk menunjukkan bahwa Indonesia terbuka untuk bisnis.

Ia menambahkan, peran Danantara dapat optimal jika diiringi dengan iklim investasi yang mendukung usaha. Perbaikan perizinan, logistik, dan lain sebagainya penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

"Kita memperbaiki seluruh sistem yang ada, sistem hukum, dan macam-macam, sehingga menciptakan lingkungan usaha yang kondusif untuk para investor kita," katanya.

Wamenkeu mengatakan, target pertumbuhan ekonomi 6 persen merupakan cerminan dari pertumbuhan ekonomi tahun ini. Dalam satu semester tahun 2026, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45 persen.

Ia juga menilai pertumbuhan ekonomi akan kembali terjadi pada kuartal ketiga dan kuartal keempat. Ia berharap ekonomi Indonesia di akhir tahun dapat tumbuh di atas 5,5 persen.

"Ini berarti pertumbuhan tahun 2026 ini di atas asumsi kita. Ini adalah modal yang baik kalau nanti ke tahun depan, kita bisa tumbuh secara rata-rata di 6 persen," tuturnya.

(Muhamad Marup)