Mahasiswa Universitas Abulyatama melakukan unjuk rasa. Dokumentasi/ Istimewa.
Universitas Abulyatama Aceh Polisikan 6 Orang Terkait Demo yang Tewaskan Anggota Satgas
Fajri Fatmawati • 25 April 2025 11:41
Banda Aceh: Universitas Abulyatama Aceh melaporkan enam orang ke Polda Aceh terkait unjuk rasa di kampus tersebut. Pelaporan dilakukan oleh Ketua Yayasan Abulyatama Aceh, Musa Bintang, menyusul insiden yang menewaskan Satgas bernama Wahidin pada Kamis, 17 April 2025.
"Kami menempuh jalur hukum. Sejak awal, kami mengikuti proses hukum dan administrasi sesuai ketentuan di NKRI. Kami ingin keadilan," kata Rektor Universitas Abulyatama, Nurlis Effendi, Jumat, 25 April 2025.
| Baca: Aksi Bela Palestina Menggema di Tangerang dan Bandung
|
"Mahasiswa tidak dilaporkan karena dianggap menyuarakan aspirasi secara murni. Hanya saja ada kelompok-kelompok yang menungganginya," jelasnya.
Nurlis menyebut terdapat tiga klaster penggerak unjuk rasa di Unaya. Klaster pertama berasal dari mahasiswa, sedangkan klaster kedua melibatkan sejumlah dosen.
Kedua kelompok ini saling terhubung dan terkoordinasi. Namun yang menjadi masalah adalah klaster ketiga yang diduga sebagai provokator.
"Mereka dikumpulkan di sebuah gudang dekat kampus. Inilah yang kami duga sebagai kelompok provokasi," ungkapnya.
Meski demikian ia menegaskan protes mahasiswa dan dosen merupakan hal wajar selama bertujuan untuk memperjuangkan hak akademik. Saat ini pihaknya menyerahkan seluruh proses hukum kepada kepolisian.
Sebelumnya seorang Satgas, Wahidin, meninggal dunia saat mengamankan demo mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi mereka di Universitas Abulyatama Aceh .
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com