Buntut Jenazah Diangkut Pikap,  2 Staf RSUD Martapura Dicopot

Jenazah di OKU Timur diangkut mobil pikap. Foto: Istimewa

Buntut Jenazah Diangkut Pikap, 2 Staf RSUD Martapura Dicopot

Gonti Hadi Wibowo • 6 April 2025 12:45

OKU Timur: Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan (Sumsel), Dedy Damhudy mencopot kepala ruangan jenazah dan sopir ambulans rumah sakit. Keputusan itu diambil usai viral video jenazah diangkut menggunakan mobil pikap karena mobil ambulans tidak ada bensin dan sopir di lokasi.

"Saya telah mengambil tindakan mencopot staf dan sopir yang dianggap lalai dalam melayani pasien dan keluarga," kata Dedy, Minggu, 6 April 2025.

Dedy mengaku sudah berkomunikasi secara langsung dengan keluarga pasien dan berencana hari ini akan datang langsung ke rumah duka. Ia juga telah menyampaikan permohonan maaf atas nama pribadi dan rumah sakit kepada keluarga pasien.

"Permintaan maaf ini juga akan disampaikan secara tatap muka," ujarnya. 
 

Baca: Polisi Tangkap Pelaku Pungli di Jembatan Pantai Carita

Dedy menjelaskan pihak rumah sakit sebenarnya sudah menawarkan mobil ambulans kepada keluarga untuk mengantar ke rumah duka. Menurutnya, pihak rumah sakit menjelaskan dengan pelayanan BPJS Kesehatan pengantaran menggunakan ambulans tidak dipungut biaya. Namun, awalnya keluarga memilih untuk membawa jenazah menggunakan kendaraan pribadi.

“Setelah kami jelaskan bahwa bisa memakai layanan BPJS tanpa biaya, keluarga akhirnya setuju untuk memakai ambulans,” katanya.

Namun, ketika sopir ambulans meminta waktu sebentar untuk membeli bensin membuat pihak keluarga yang merasa proses pengantaran jenazah terlalu lama dan tidak ada kejelasan.

“Ketika jenazah sudah masuk ambulans, sopir minta izin sebentar untuk isi bensin tetapi keluarga marah dan memutuskan membawa sendiri jenazah dengan mobil pikap,” jelasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)