Apel Jogo Kabupaten Malang, Doa Bersama, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus Gerakan Pangan Murah pada Rabu 3 September 2025/Dok. Pemkab Malang.
Apel Jogo Kabupaten Malang dan Pangan Murah Digelar Demi Indonesia Damai
Daviq Umar Al Faruq • 3 September 2025 16:14
Malang: Pemerintah Kabupaten Malang menggelar Apel Jogo Kabupaten Malang, doa bersama, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus Gerakan Pangan Murah pada Rabu 3 September 2025. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Halaman Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen.
Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Wakil Bupati, Ketua DPRD beserta anggota, Pj Sekretaris Daerah, serta anggota DPRD Jawa Timur Dapil I Malang Raya. Hadir pula Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, dan Komandan Lanal Malang. Apel diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, termasuk komunitas ojek online (ojol) dan elemen masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya memberikan dukungan penuh terhadap Ikrar Kabupaten Malang Damai. Ikrar ini menjadi komitmen moral kita bersama untuk menolak segala bentuk kekerasan dan perusakan. Selain menjaga kerukunan antar seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Malang, pembacaan ikrar ini sekaligus menjadi simbol dukungan guna mewujudkan NKRI serta Kabupaten Malang yang aman, damai, dan bermartabat,” tegas Bupati Malang, M Sanusi, Rabu, 3 September 2025.
Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Sanusi mengajak masyarakat meneladani ajaran Rasulullah yang menekankan pentingnya kedamaian, persaudaraan, dan menghindari perpecahan.
| Baca: |
Gerankan Pangan Murah untuk Menekan Harga
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Malang meluncurkan Gerakan Pangan Murah untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok. Menurut Bupati Sanusi, upaya ini menjadi bukti bahwa keamanan tidak hanya terkait ketertiban, tetapi juga erat hubungannya dengan kesejahteraan warga.“Ketika kebutuhan pokok masyarakat terjamin, maka suasana damai juga akan terwujud,” pungkas Sanusi.
Bupati Sanusi menutup dengan harapan agar seluruh elemen masyarakat terus bersinergi menjaga kondusivitas wilayah. Dengan terciptanya situasi yang aman, tenteram, dan sejahtera, Kabupaten Malang diharapkan semakin maju, bermartabat, dan memberi manfaat luas bagi warganya.