Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Metrotvnews.com/Yona
Menteri PU Bakal Tambah Penerapan Metode IPHA di Seluruh Indonesia
Naufal Zuhdi • 5 January 2025 11:36
Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody mengatakan bahwa percontohan penerapan irigasi padi hemat air (IPHA) di Daerah Irigasi (DI) Rentang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, seluas 85.867 hektare, proyek percontohan yang sukses. Metode tersebut bakal diterapkan di seluruh Indonesia.
"IPHA rencananya diterapkan di seluruh Indonesia," kata Dody saat dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 5 Januari 2025.
Dia menjelaskan metode IPHA adalah teknik budidaya padi dengan sistem pengelolaan tanaman, air, dan tanah. Metode tersebut mampu menghemat pemakaian air sekaligus meningkatkan hasil gabah.
"Ini salah satu solusi bahwa hemat air pun bisa maksimal hasilnya, Insyaallah saya yakin bisa," ungkap dia.
Baca juga:
Dukung Swasembada Pangan, Pembangunan Daerah Irigasi Dikebut |
Ia mengungkapkan, penerapan IPHA juga akan dilanjutkan di D.I Kamun seluas sekitar 2.000 hektare. Saat ini, program tersebut masih dalam tahap sosialisasi.
Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia menegaskan bahwa metode IPHA bertujuan untuk meningkatkan penggunaan air yang efektif, efisien dan proporsional. Kemudian, meningkatkan luas areal pertanaman (IP), terutama saat musim kemarau.
Dengan adanya penghematan, suplai air yang tersisa dapat dipakai ke areal lain pada musim kemarau. Sehingga dapat meningkatkan IP hingga 30 persen.
"Keunggulannya pemakaian air lebih hemat kurang lebih 30 persen, hemat biaya hanya butuh benih 10 kilogram per hektare, dan hemat waktu panennya lebih cepat karena ditanam bibit muda. Hasilnya terbukti dapat meningkatkan produksi hingga mencapai 11 ton per hektare," kata Bob.