Aparat gabungan TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR), serta Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengikuti apel gabungan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Mapolres Mimika, Kamis, 27 Agustus 2026. AN
Antisipasi Karhutla, 275 Personel Gabungan Disiagakan di Mimika
Silvana Febiari • 28 August 2026 09:48
Mimika: Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menyiagakan 275 personel gabungan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat cuaca ekstrem. Personel tersebut terdiri atas unsur TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR), serta Dinas Kesehatan.
Kapolres Mimika AKBP Alredo A. Rumbiak mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Jika kebakaran terjadi, penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, terpadu, dan terukur.
"Puncak musim kemarau di wilayah ini diperkirakan berlangsung sejak Agustus hingga September 2026," ujar Alredo, dilansir dari Antara, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menyikapi kondisi itu, Alredo meminta semua pihak memberi perhatian serius. Meningkatnya potensi kekeringan bisa memicu terjadi karhutla di berbagai wilayah.
"Jika tidak diantisipasi secara dini dan dilakukan penanganan secara bersama-sama, karhutla dapat menimbulkan berbagai dampak serius mulai dari kerusakan lingkungan, terganggunya ekosistem, munculnya kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terganggunya aktivitas sosial dan perekonomian, hingga kerugian sosial maupun material," jelasnya.
.jpg)
Kantor BPBD Puncak di Kompleks Perkantoran, Jalan Tengah, Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah terbakar. ANTARA/ HO-Humas Polda Papua Tengah
Polres Mimika segera membentuk posko terpadu yang melibatkan berbagai instansi. Posko ini akan menjadi pusat pengaduan masyarakat terkait karhutla.
Sejauh ini, wilayah Kabupaten Mimika masih cukup aman dari karhutla. Namun, sejumlah daerah lain di Papua dilaporkan sudah mengalami karhutla seperti di Kabupaten Puncak dan Nabire Papua Tengah, Fakfak dan Teluk Bintuni Papua Barat, Kota dan Kabupaten Sorong Papua Barat Daya serta Merauke Papua Selatan.
Meski belum ada laporan karhutla di Mimika, wilayah udara Kota Timika sempat diselimuti kabut asap beberapa hari lalu. Kabut asap tersebut diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Merauke, Papua Selatan.
Berdasarkan pemantauan BMKG, kondisi wilayah udara di Kota Timika hingga kini masih cukup aman untuk penerbangan. Jarak pandang masih berkisar 4.000-5.000 meter.