Ilustrasi. Foto: dok MI.
Harga Tiket Pesawat Bisa Berbeda Meski Rute Sama, Ini Penyebabnya
Ade Hapsari Lestarini • 31 August 2026 16:06
Jakarta: Harga tiket pesawat pada rute yang sama tidak selalu berada di angka yang sama. Perbedaan tanggal dan waktu penerbangan dapat membuat harga yang dibayarkan penumpang berbeda, meskipun tujuan dan maskapai yang dipilih sama.
Kondisi tersebut menjadi perhatian seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan domestik. Namun, peningkatan perjalanan wisatawan belum sepenuhnya diikuti pertumbuhan penggunaan transportasi udara.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Mei 2026 meningkat 8,69 persen dibandingkan dengan Mei 2025. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada periode Januari hingga Mei 2026 justru turun 1,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan, tetapi sebagian memilih moda transportasi selain pesawat.
Salah satu faktor yang dapat memengaruhi pilihan tersebut adalah harga tiket. Harga tiket pesawat tidak hanya ditentukan oleh biaya bahan bakar penerbangan atau avtur. Terdapat sejumlah komponen lain yang turut memengaruhi harga akhir yang dibayarkan penumpang.
Beberapa di antaranya yakni nilai tukar rupiah, fuel surcharge yang diatur pemerintah, biaya operasional, hingga waktu penyesuaian tarif. Karena itu, penurunan salah satu komponen biaya tidak serta-merta membuat harga tiket langsung turun.

Chief Product Officer Airpaz (tengah) Jefry Widianata. Foto: dok Airpaz.
Wisatawan jangan berpatokan pada perkiraan kapan harga tiket akan turun
Chief Product Officer Airpaz Jefry Widianata mengatakan terdapat perbedaan harga yang cukup besar pada satu rute yang sama, terutama berdasarkan tanggal dan waktu penerbangan.
"Kami melihat pola yang menarik di Airpaz, minat terhadap rute domestik terus naik, tetapi wisatawan makin sensitif terhadap selisih harga antar-tanggal dan antar-jam," ujar Jefry, dalam keterangan tertulis, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurut dia, wisatawan perlu membandingkan sejumlah pilihan sebelum menentukan penerbangan yang akan dipesan. Dengan cara tersebut, masyarakat dapat menyesuaikan pilihan penerbangan dengan jadwal dan anggaran yang tersedia.
Jefry menyarankan wisatawan tidak hanya berpatokan pada perkiraan kapan harga tiket akan turun. Sebaliknya, calon penumpang dapat membandingkan beberapa pilihan pada rute yang sama.
Pertama, wisatawan dapat melihat harga pada tanggal perjalanan yang diinginkan. Selanjutnya, bandingkan dengan hari kerja terdekat untuk mengetahui kemungkinan adanya perbedaan harga.
Calon penumpang juga dapat mempertimbangkan waktu keberangkatan di luar jam sibuk, terutama bagi wisatawan yang memiliki jadwal perjalanan fleksibel. Selain harga tiket, wisatawan juga perlu memperhatikan jadwal penerbangan, ketentuan bagasi, serta total biaya yang harus dibayarkan sebelum melakukan pemesanan.
"Semakin jelas pilihan yang dapat dilihat wisatawan, semakin mudah pula bagi mereka untuk menentukan penerbangan yang sesuai dengan jadwal dan budget," kata Jefry.
Ia menambahkan, perbandingan sejumlah pilihan penerbangan dapat membantu wisatawan mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan anggaran, dibandingkan hanya mengandalkan perkiraan mengenai waktu pembelian tiket yang paling murah.
Untuk mendukung proses tersebut, sejumlah platform pemesanan tiket menyediakan fitur perbandingan harga dan jadwal penerbangan. Airpaz, misalnya, menyediakan layanan pemesanan dalam bahasa Indonesia, harga dalam rupiah, serta berbagai metode pembayaran lokal.