Lori Chavez-DeRemer akan mengundurkan diri dari jabatan Menteri Tenaga Kerja AS untuk mengambil posisi di sektor swasta. (Anadolu Agency)
Menteri Tenaga Kerja AS Lori Chavez-DeRemer Mengundurkan Diri
Willy Haryono • 21 April 2026 11:22
Washington: Gedung Putih mengumumkan pada Senin, 20 April 2026, bahwa Menteri Tenaga Kerja Amerika Serikat Lori Chavez-DeRemer akan mengundurkan diri untuk mengambil posisi di sektor swasta.
Dilansir dari Anadolu, Selasa, 21 April 2026, Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung menyampaikan melalui platform media sosial X bahwa Chavez-DeRemer telah menjalankan tugasnya dengan luar biasa dalam melindungi pekerja Amerika.
Chavez-DeRemer disebut telah menerapkan praktik perburuhan yang adil, dan juga membantu warga meningkatkan keterampilan hidup mereka. Cheung mengatakan, Keith Sonderling akan ditunjuk untuk menjalankan peran sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Tenaga Kerja.
Sebelumnya, Chavez-DeRemer yang merupakan mantan anggota DPR asal Oregon berjanji dalam sidang konfirmasi tahun lalu bahwa ia akan memperjuangkan kepentingan pekerja Amerika serta pelaku bisnis yang menggerakkan ekonomi nasional.
“Untuk membangun kembali kepercayaan dan memperkuat tenaga kerja kita, kita harus berinvestasi pada jalur pendidikan di luar gelar tradisional empat tahun, guna memastikan setiap pekerja Amerika memiliki akses ke keterampilan dan pelatihan demi kesuksesan jangka panjang,” ujarnya saat itu.
Chavez-DeRemer juga pernah mengungkapkan keyakinannya bahwa undang-undang ketenagakerjaan perlu diperbarui dan dimodernisasi agar relevan dengan kondisi tenaga kerja serta lingkungan bisnis saat ini.
Kepergian Chavez-DeRemer menjadikannya menteri ketiga dalam kabinet Trump yang mengundurkan diri sejak Maret lalu. Langkah ini menyusul pengunduran diri Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem di bulan Maret dan Jaksa Agung Pam Bondi awal bulan ini. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Banyak Kontroversi, Trump Pecat Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem