Font logo baru Instagram. Dok Meta.
Instagram Ganti Font Logo Setelah 10 Tahun, Warganet Salah Fokus Jadi 'Instagzam'
14 August 2026 14:43
Jakarta: Instagram memperbarui tampilan tulisan pada logonya setelah menggunakan desain yang sama selama sekitar satu dekade. Perubahan ini membuat tampilan nama Instagram di bagian atas aplikasi terlihat berbeda dari sebelumnya.
Pembaruan tersebut bukan perubahan pada logo kamera Instagram, melainkan pada wordmark, yakni logo yang hanya menggunakan tulisan nama merek. Instagram menyebut perubahan ini sebagai bagian dari penyegaran identitas visual agar tampil lebih modern.
Perubahan font ini juga menjadi perhatian pengguna media sosial. Sejumlah warganet menilai bentuk beberapa huruf pada wordmark baru justru membuat tulisan Instagram terlihat berbeda saat pertama kali dibaca.
Instagram Ubah Font Logo Setelah 10 Tahun
Instagram mengumumkan pembaruan wordmark pada 13 Agustus 2026. Kepala Instagram Adam Mosseri mengatakan tulisan yang berada di bagian atas aplikasi sudah tidak diperbarui selama 10 tahun sehingga dianggap sudah waktunya mendapat penyegaran.Mosseri menjelaskan desain baru tetap mempertahankan sejumlah unsur dari wordmark sebelumnya. Namun, bentuk huruf dibuat lebih tajam dan modern dengan tetap mempertahankan kesederhanaan yang menjadi ciri khas Instagram.
“Kami memperbarui wordmark Instagram hari ini, yang sudah lebih dari satu dekade dan terasa ketinggalan zaman,” ujar Mosseri dilansir dari Business Today, Jumat, 14 Agustus 2026. Mosseri menambahkan, desain baru dibuat agar terlihat lebih modern sekaligus tetap memiliki keterkaitan dengan identitas Instagram sebelumnya. Menurut dia, pembaharuan tersebut juga mempertahankan kesederhanaan dan detail desain yang selama ini menjadi bagian dari identitas Instagram.
Sebelumnya, Instagram menggunakan wordmark yang diperkenalkan pada 2016 dengan gaya tulisan yang lebih menyerupai cursive atau tulisan sambung. Kini, bentuk tersebut diubah menjadi perpaduan antara gaya semi-cursive dan print sehingga tampilannya terlihat lebih tegas dan ringkas.
Perubahan paling terlihat terdapat pada sejumlah bentuk huruf, terutama 's', 'r', dan 'g'. Bentuk huruf tersebut dibuat dengan lekukan yang lebih tajam untuk memberikan kesan modern pada wordmark baru.
Selain wordmark, Instagram juga memperbarui identitas visualnya melalui sejumlah jenis huruf dan perangkat desain baru. Beberapa di antaranya adalah Instagram Sans, Instagram Pen, dan Instagram Mono yang digunakan untuk berbagai kebutuhan visual di platform tersebut.

Logo lama dan baru Instagram. Dok Meta
Warganet Salah Fokus
Perubahan tersebut ternyata tidak sepenuhnya mendapat sambutan positif dari pengguna media sosial. Sejumlah warganet justru menyoroti bentuk huruf 'r' pada wordmark baru yang dinilai sekilas lebih mirip huruf 'z'.Hal tersebut kemudian memunculkan candaan di media sosial dengan menyebut Instagram sebagai 'Instagzam'. Ada pula pengguna yang menilai bentuk lekukan baru membuat tulisan sedikit lebih sulit dibaca dibandingkan wordmark sebelumnya.
Mosseri tampaknya sudah memperkirakan pembaruan tersebut akan memunculkan berbagai reaksi. Ia bahkan membagikan perubahan itu melalui Instagram dan Threads untuk melihat tanggapan pengguna.
“Lebih bersih dan modern, dengan referensi pada desain asli serta kesederhanaan dan detail yang selalu menjadi ciri Instagram,” ujarnya.
Komentar mengenai wordmark baru pun beragam. Sebagian pengguna menyayangkan hilangnya karakter tulisan sambung yang selama ini sudah melekat dengan Instagram, sementara lainnya menganggap desain baru memberikan tampilan yang lebih segar.
Meski menuai kritik dan candaan, Meta tetap mempertahankan desain tersebut sebagai bagian dari pembaruan identitas visual Instagram. Perusahaan menilai wordmark baru dapat menciptakan tampilan yang lebih konsisten dan modern di berbagai ukuran layar serta antarmuka.
(Angel Rinella)