Hujan deras memicu banjir dan longsor di Hainan, Tiongkok, dengan lebih dari 42 ribu warga dievakuasi. (Anadolu Agency)
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Hainan Tiongkok, 42 Ribu Warga Dievakuasi
Willy Haryono • 16 September 2026 11:21
Hainan: Hujan deras mengguyur Provinsi Hainan, Tiongkok, sejak Jumat lalu, yang memicu banjir, tanah longsor, serta gangguan akses transportasi di sejumlah wilayah pulau tersebut.
Mengutip Viory pada Selasa, 15 September 2026, rekaman memperlihatkan warga berusaha melintasi jalan yang dipenuhi lumpur. Longsoran tanah dan pohon tumbang juga dilaporkan menghalangi jalan di Kabupaten Otonom Li dan Miao Baoting.
Otoritas Hainan menaikkan status tanggap darurat pengendalian banjir di tingkat provinsi menjadi Level II pada Minggu lalu. Lebih dari 42.000 warga telah dievakuasi dari sejumlah wilayah yang dinilai berisiko tinggi.
Polisi lalu lintas meningkatkan patroli di wilayah terdampak. Petugas juga dikerahkan untuk membersihkan saluran drainase yang tersumbat, sementara operasi penyelamatan terus berlangsung di sejumlah lokasi.
Hujan deras yang dipicu depresi tropis dan masuknya udara dingin mengguyur Hainan sejak Jumat. Curah hujan tertinggi tercatat di wilayah pegunungan bagian tengah pulau tersebut.
Wuzhishan Catat Curah Hujan 486,5 Milimeter
Kota pegunungan Wuzhishan menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah. Curah hujan rata-rata di kawasan tersebut mencapai 486,5 milimeter dalam 72 jam.Otoritas Wuzhishan kemudian menaikkan status tanggap darurat pengendalian banjir ke Level I, tingkat tertinggi dalam sistem tanggap darurat empat tingkat di Tiongkok. Otoritas juga memperingatkan potensi terjadinya tanah longsor dan bencana geologi lainnya akibat kondisi tanah yang jenuh air.
Di wilayah Baoting yang berdekatan, sejumlah pohon tumbang memblokir ruas jalan nasional. Longsor juga memutus akses jalan di kawasan Taman Nasional Hutan Hujan Tropis Hainan.
Tim penyelamat dan petugas jalan dikerahkan untuk membersihkan material longsoran serta membuka kembali jalur yang terdampak.
Sekolah dan Tempat Wisata Ditutup
Sejumlah kawasan wisata pesisir di Kota Sanya dan wilayah sekitarnya turut ditutup. Layanan penyeberangan penumpang juga dihentikan sementara sebagai langkah antisipasi.Tim pemadam kebakaran dan penyelamat ditempatkan di sejumlah wilayah strategis. Peralatan untuk menangani genangan dikirim ke sejumlah kabupaten di bagian timur Hainan yang terdampak paling parah.
Pihak berwenang juga menyiapkan perlengkapan perbaikan darurat untuk mengantisipasi gangguan pada jaringan listrik dan telekomunikasi.
Di berbagai wilayah Hainan, sekolah dan tempat wisata ditutup sementara. Pembatasan lalu lintas juga diberlakukan di sejumlah ruas jalan yang terdampak banjir dan longsor.
Otoritas setempat memperingatkan bahwa kondisi belum sepenuhnya aman. Hujan lebat masih berpotensi terjadi dan risiko tanah longsor tetap tinggi di sejumlah wilayah Hainan. (Razaqa Hariz)
Baca juga: Hujan Deras Ekstrem Landa Hainan Tiongkok, 31.564 Warga Dievakuasi