Menteri Agama Nasaruddin Umar. Foto: Dok Humas Kemenag.
Keutamaan Bersujud
Diva Rabiah • 18 March 2026 18:34
Menteri Agama Nasaruddin Umar, dalam Tausyiah salat malam Masjid Istiqlal, mengatakan, setiap harinya manusia menjalani kehidupan penuh topeng-topeng. Kita dapat mengenakan topeng tokoh agama, pejabat publik, artis, pedagang, komedian, politisi dalam keseharian.
Bahkan, satu insan dapat mengenakan lebih dari satu topeng dalam satu hari. Hanya dengan sujud topeng-topeng itu dapat dibersihkan.
Maka, penting bagi kita untuk memastikan topeng-topeng yang dipakai setiap hari ada bekas sujudnya. Namun, yang dimaksud bukan hanya bekas sujud dahi menghitam yang kasat mata.

(Menteri Agama Nasaruddin Umar. Foto: Metro TV/Diva Rabiah)
Sebagaimana firman Allah, QS Al-Fath: 28.
Nabi Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengannya bersikap keras terhadap orang-orang kafir (yang bersikap memusuhi), tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud (bercahaya).
Dengan bersujud, seorang muslim menjatuhkan topeng-topeng kehormatannya, kebangsawanannya, jabatannya di atas lantai yang sangat rendah kepada Allah SWT.
Dalam bersujud, niatkan dalam sanubari untuk membersihkan topeng duniawi yang dipakai sehari-hari.