Ilustrasi. Foto: dok Fuomo.
Kolaborasi Indonesia–Korea–Eropa Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreator
Ade Hapsari Lestarini • 27 January 2026 10:02
Jakarta: Fuomo membuka awal 2026 dengan memperkuat kolaborasi lintas negara untuk menegaskan posisinya sebagai penyedia creator tools, bukan sekadar platform digital. Setelah menjalani fase beta pada 2025 untuk memvalidasi kebutuhan kreator, perusahaan kini memperkokoh fondasi bisnisnya melalui kerja sama global.
Penguatan tersebut ditandai dengan bergabungnya Kevin Lee dari Korea Selatan sebagai Chief Financial Officer dan Cornelius dari Eropa sebagai Chief Technology Officer. Keduanya diharapkan memperkuat pengembangan tools monetisasi kreator berstandar global yang tetap relevan dengan konteks kreator Indonesia.
Chief Executive Officer Fuomo Marcell Tee mengatakan, tantangan utama kreator bukan terletak pada kreativitas atau jumlah audiens, melainkan pada sistem monetisasi yang belum transparan dan berkelanjutan.
"Kami ingin kreator memiliki kontrol penuh atas pendapatannya dan memahami secara jelas bagaimana mereka dibayar. Fuomo dibangun sebagai tools yang memberi kepastian, bukan ketergantungan," ujar Marcell dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Januari 2026.
Fuomo dikembangkan untuk membantu kreator mengelola karya, komunitas, dan pendapatan secara mandiri. Nama Fuomo merepresentasikan lima nilai utama, yakni Fans, Unlimited, Opportunity, Monetization, dan Outreach, yang menjadi dasar pengembangan fitur agar kreator tetap memiliki kendali atas karya dan distribusinya.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Freepik.
Keberlanjutan ekosistem digital
Kevin Lee menilai, keberlanjutan ekosistem kreator bergantung pada model bisnis yang adil. Menurutnya, jika kreator dibekali alat yang tepat untuk tumbuh, maka ekosistem ekonomi digital akan berkembang secara alami.
Sementara itu, Cornelius menyebut Fuomo dibangun sebagai creator tools berbasis cloud yang dirancang scalable dan aman. Ke depan, Fuomo akan merilis fitur baru secara bertahap, termasuk analytics engine berbasis kecerdasan buatan untuk membantu kreator memahami performa penjualan dan perilaku pendukung.
Dalam praktiknya, Fuomo menerapkan skema monetisasi dengan komisi 10 persen untuk penjualan konten digital dan tiga persen untuk dukungan langsung dari penggemar. Kreator dapat menjual konten eksklusif seperti foto, ilustrasi, dan voice note, serta tengah menyiapkan kategori video dan teks.
Chief Marketing Officer Fuomo Triyanto mengatakan, banyak kreator lokal sebenarnya telah konsisten berkarya, namun belum memosisikan diri sebagai pelaku bisnis kreatif. Menurutnya, monetisasi dapat dimulai tanpa harus menunggu popularitas tinggi, selama kreator memiliki tools yang tepat.
Dari sisi perlindungan hukum, Chief Legal Officer Fuomo Oscar Bambang menegaskan hak cipta sepenuhnya tetap berada di tangan kreator. Fuomo berperan memastikan seluruh proses berjalan aman dan transparan. Dengan kolaborasi Indonesia, Korea Selatan, dan Eropa, Fuomo memasuki fase baru pengembangan creator tools untuk menjawab tantangan ekonomi kreator secara lebih terukur dan berkelanjutan.