Kendaraan operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersiaga di Kantor BPBD Kabupaten Bandung, Jawa Barat. ANTARA/Ilham Nugraha.
5 Kecamatan di Kabupaten Bandung Rawan Karhutla Selama Musim Kemarau
Silvana Febiari • 7 July 2026 19:13
Bandung: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung memetakan lima kecamatan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. Pemetaan ini untuk memperkuat mitigasi bencana.
"Berdasarkan pemetaan, kebakaran hutan dan lahan yang memang berpotensi terjadi pada musim kemarau ini, terutama di lima kecamatan," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandung, Diki Sudrajat, seperti dilansir Antara, Selasa, 7 Juli 2026.
Lima kecamatan rawan itu adalah Arjasari (Gunung Gogok), Kertasari, Pangalengan (Gunung Wayang), Rancabali (Kawah Putih), dan Kutawaringin. BPBD telah berkoordinasi dengan camat setempat untuk siaga karhutla.
"Kami juga sudah menggelar rapat dengan para camat. Masing-masing wilayah sudah mengantisipasi siaga kebakaran hutan dan lahan yang memang berpotensi terjadi pada musim kemarau ini, terutama di lima kecamatan tersebut," ujarnya.
.jpg)
BPBD Sumedang memadamkan api peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Tomo, Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu, 28 Juni 2026. ANTARA/HO-BPBD Sumedang.
Data Disdamkarmat Bandung mencatat 16 karhutla sepanjang Januari-Juni 2026. Jumlah ini hampir menyamai 19 kejadian sepanjang 2025.
"Tahun ini sangat berpotensi terjadinya peristiwa kebakaran, baik di permukiman maupun di area lahan, hutan ataupun gunung," kata Kepala Disdamkarmat Bandung, Iman Irianto Sudjana.
BPBD mengimbau warga tidak membakar lahan atau membuang api sembarangan. Warga juga diminta segera melapor jika melihat titik api.