Petugas membawa kantong jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Minggu, 25 Januari 2026. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Kronologis Penemuan Satu Keluarga Korban Longsor Cisarua yang Saling Berpelukan
Roni Kurniawan • 25 January 2026 18:11
Bandung Barat: Kesedihan mendalam menyelimuti Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Tiga anggota keluarga yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat longsor akhirnya ditemukan dalam kondisi saling berpelukan di ruang tamu rumah yang tertimbun material longsoran.
Idan Rukmana (31), saudara korban yang ikut langsung dalam pencarian, tak kuasa menahan haru saat menceritakan detik-detik penemuan ketiga korban. Sehari sebelumnya, keluarga sudah berupaya mencari dengan alat seadanya.
"Kemarin sempat cari, tapi yang ketemu baru tas. Hari ini kami coba lagi cari di lokasi, dan sekitar jam 10 pagi ketiganya ditemukan," ujar Idan di Puskesmas Pasirlangu, Minggu, 25 Januari 2026.
Baca Juga :
Ketiga korban ditemukan tertimbun tanah sedalam sekitar dua meter, sehingga evakuasi awal dilakukan dengan alat berat untuk membuka material longsoran. Tak lama kemudian, jenazah terlihat dan proses evakuasi dilanjutkan secara manual.
Salah satu hal paling menyayat hati, kata Idan, ketiganya ditemukan dalam posisi berpelukan. Ia menduga mereka sempat berusaha menyelamatkan diri, namun longsor datang terlalu cepat.
"Sepertinya mereka sudah mau lari, tapi tidak keburu. Posisinya berpelukan semua. Ibunya ada di dada suami, anaknya di kaki bapaknya," tutur Idan dengan suara bergetar.

Idan Rukmana, 31, saudara korban yang turut terjun langsung dalam proses pencarian di lokasi longsor Desa Pasirlangu. Mmetrotvnews.com/Roni Kurniawan
Adapun identitas ketiga korban yakni Ujang Koswara (39), Ai Sumarni (37), dan putri mereka Nina (15), yang masih duduk di kelas 1 SMA. Mereka merupakan satu keluarga yang rumahnya berada tepat di jalur longsoran.
Rencana pemakaman ketiga jenazah masih menunggu proses serah terima dari pihak berwenang. Keluarga mempertimbangkan dua lokasi pemakaman, yakni di Nyalindung atau Pasirkuning yang masih berada di Kecamatan Cisarua.
"Sekarang masih nunggu serah terima, setelah itu mau langsung dibawa untuk dimakamkan,” kata Idan.
Dengan ditemukannya satu keluarga ini, jumlah korban meninggal akibat longsor di Pasirlangu kembali bertambah menjadi 16 orang. Proses pencarian korban lain masih terus dilakukan tim gabungan di tengah kondisi tanah yang labil dan cuaca yang tak menentu.