Trump Klaim Semua Pihak Siap Berkompromi Demi Perdamaian Ukraina

Presiden Amerika Serikat Donald Trump di World Economic Forum. Foto: YouTube WEF

Trump Klaim Semua Pihak Siap Berkompromi Demi Perdamaian Ukraina

Muhammad Reyhansyah • 23 January 2026 22:19

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis, 22 Januari 2026 menyatakan bahwa “semua pihak sedang membuat konsesi” dalam upaya mengakhiri perang Rusia–Ukraina. 

Pernyataan itu disampaikan setelah rangkaian pertemuan bilateral yang ia jalani di Davos, Swiss, termasuk dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Berbicara kepada wartawan di atas pesawat Air Force One dalam perjalanan kembali ke Washington usai kunjungan dua hari ke Forum Ekonomi Dunia (WEF), Trump mengatakan pembahasan mengenai Ukraina tidak berfokus pada aspek finansial.

“Saya melakukan banyak percakapan soal Ukraina. Ini bukan soal uang. Ini soal 25.000 hingga 30.000 tentara setiap bulan,” ujar Trump, dikutip dari Anadolu, Jumat, 23 Januari 2026.

Ia menegaskan bahwa upayanya terutama ditujukan untuk menyelamatkan nyawa dan, menurutnya, akan lebih banyak menguntungkan Eropa dibandingkan Amerika Serikat.

Ketika ditanya apakah Presiden Rusia Vladimir Putin juga akan memberikan konsesi dalam proses menuju perdamaian, Trump menjawab singkat, “Dia akan membuat konsesi.”

“Semua orang membuat konsesi agar ini bisa selesai. Eropa akan menjadi bagian dari itu. Saya melakukan ini lebih untuk Eropa daripada untuk diri saya sendiri. Saya melakukannya terutama untuk menyelamatkan nyawa, dan kedua untuk Eropa,” tambahnya.

Pertemuan selama sekitar satu jam antara Trump dan Zelensky berlangsung di tengah upaya para utusan Amerika Serikat yang terus melakukan negosiasi dengan Kyiv dan Moskow.

Zelensky menggambarkan pertemuan tersebut sebagai “produktif dan substantif”, dengan fokus pembahasan pada dukungan pertahanan udara serta koordinasi harian dengan tim Amerika Serikat.

Sebelumnya pada Kamis, Zelensky juga mengumumkan bahwa perundingan tripartit pertama antara Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina akan digelar di Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat dan Sabtu mendatang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)