Ratusan Rumah di OKU Terendam Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh

Permukiman penduduk di Kabupaten OKU terendam banjir, Minggu. ANTARA/Edo Purmana

Ratusan Rumah di OKU Terendam Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh

Whisnu Mardiansyah • 3 May 2026 20:10

OKU: Ratusan rumah warga di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 130 sentimeter. Bencana ini mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU, Januar Efendi, mengatakan curah hujan tinggi yang terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB menjadi penyebab utama banjir. Air merendam ratusan rumah penduduk yang berada di Dusun I dan Dusun II, Desa Gunung Meraksa.

"Berdasarkan hasil pendataan sementara, tercatat sebanyak 164 rumah warga terdampak bencana alam ini," ujar Januar Efendi di Baturaja, seperti dilansir Antara, Minggu, 3 Mei 2026, 

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, bencana alam ini mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Warga kesulitan beraktivitas karena ruas jalan utama di desa tersebut juga ikut terendam banjir.
 


Setelah mendapat laporan dari masyarakat, BPBD OKU segera menurunkan personel dan peralatan penanggulangan bencana. Tim dikerahkan untuk mengevakuasi korban banjir ke tempat yang lebih aman.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan satu unit perahu karet. Perahu tersebut digunakan untuk mengangkut warga menuju dataran tinggi sebagai upaya mengantisipasi jatuhnya korban jiwa.

"Hingga saat ini, banjir sudah berangsur surut dan masyarakat telah kembali ke rumah masing-masing," jelas Januar Efendi.

Januar Efendi menambahkan bahwa personel di lapangan saat ini masih terus membantu warga membersihkan sisa material banjir yang masuk ke dalam rumah. Pendampingan ini bertujuan agar aktivitas masyarakat segera kembali normal. Meskipun banjir telah surut, BPBD OKu mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

"Meskipun banjir sudah surut, masyarakat kami imbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana susulan supaya tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)