Iran Siap Lanjutkan Negosiasi dengan AS, Selat Hormuz Jadi Agenda Utama

Pakistan berusaha memediasi negosiasi langsung antara Amerika Serikat dan Iran. (Anadolu Agency)

Iran Siap Lanjutkan Negosiasi dengan AS, Selat Hormuz Jadi Agenda Utama

Willy Haryono • 2 May 2026 19:41

Islamabad: Iran dilaporkan menyampaikan kepada para mediator bahwa pihaknya siap melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat di Pakistan awal pekan depan, jika Washington bersedia menerima proposal baru yang diajukan Tehran.

Menurut laporan The Wall Street Journal yang dikutip Antara, Sabtu, 2 Mei 2026, proposal tersebut mencakup pembahasan syarat pembukaan kembali Selat Hormuz dengan imbalan penghentian serangan AS serta pencabutan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Selain isu maritim, usulan itu juga disebut membuka ruang negosiasi terkait program nuklir Iran sebagai bagian dari kemungkinan pelonggaran sanksi Amerika Serikat.

Langkah diplomatik ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada Jumat menyatakan kepada Kongres bahwa permusuhan dengan Iran telah berakhir. Meski demikian, Pentagon tetap mempertahankan penyesuaian postur militernya di kawasan dengan alasan ancaman dari Iran masih ada.

Konflik dimulai pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran.

Serangan tersebut memicu kerusakan besar serta korban sipil, sebelum kedua pihak menyepakati gencatan senjata dua pekan pada 7 April. Perundingan sebelumnya di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen.

Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata secara sepihak guna memberi ruang bagi Iran untuk mengajukan “proposal terpadu.”

Hingga kini, belum ada kepastian apakah Washington akan menerima syarat baru dari Tehran, namun perkembangan ini dinilai dapat menjadi peluang penting untuk meredakan ketegangan regional yang masih rapuh.

Baca juga:  Iran Waspadai Potensi Konflik Baru dengan AS, Militer Siaga Penuh

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)