Penyerahan simbolis bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Sentra Handayani Kementerian Sosial senilai Rp892.704.183 kepada 441 warga desil 1-5 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Rabu (29/4/2025) ANT
Atasi Kemiskinan Ekstrem, Kemensos Salurkan Bantuan Rp892,7 Juta bagi 441 Warga Pringsewu
Siti Yona Hukmana • 30 April 2026 09:27
Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) senilai Rp892,7 juta kepada 441 warga di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Bantuan ini diberikan guna mengakselerasi pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.
"Mudah-mudahan mereka yang mendapatkan program rintisan nantinya ada kelanjutan melalui program pemberdayaan," kata Tenaga Ahli Menteri Sosial, Alif Kamal dalam keterangan resmi dilansir Antara, Kamis, 30 April 2026.
Dengan jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan klaster masing-masing. Misalnya kelompok anak menerima pemenuhan nutrisi dan alat sekolah, sementara penyandang disabilitas mendapatkan alat bantu aksesibilitas.
Alif menambahkan untuk warga usia produktif, Kementerian Sosial memberikan bantuan modal wirausaha rintisan dengan indeks sekitar Rp2,4 juta, yang nantinya dapat ditingkatkan melalui program pemberdayaan sosial ekonomi dengan nilai hingga Rp5 juta. Ia meminta pemerintah daerah untuk terus melakukan verifikasi dan validasi data penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran.

Ilustrasi kemiskinan. Foto: MI.
Sementara itu, Kepala Sentra Handayani Kementerian Sosial, Hisyam Cholil menegaskan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk melindungi warga negara yang membutuhkan layanan sosial.
Sesuai Peraturan Menteri Sosial Nomor 7 Tahun 2022, program Atensi menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, dan residensial yang meliputi dukungan pemenuhan hidup layak, terapi fisik dan psikososial, hingga pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan.
"Kami berharap program ini berdampak positif bagi kemandirian masyarakat,” kata Hisyam.