700 Personel Kawal Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Bandung

Ilustrasi-Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Karawang. (ANTARA/Darryl Ramadhan)

700 Personel Kawal Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Bandung

Lukman Diah Sari • 15 May 2026 15:36

Kota Bandung: Polrestabes Bandung menyiapkan 700 personel untuk mengamankan kegiatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan ratusan personel tersebut diterjunkan untuk mengawal jalannya kegiatan yang diperkirakan diikuti ribuan peserta.
 
"Kita sudah menyiapkan sekitar 700 personel untuk pengamanan di rute tersebut dan terutama di perempatan-perempatan yang memerlukan kehadiran personel," kata Asep di Bandung, Jumat, 15 Mei 2026, melansir Antara.


Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/5/2026). (ANTARA/Rubby Jovan

Menurut dia, pihak kepolisian telah menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait, termasuk Dishub dan Diskominfo Provinsi Jawa Barat. Asep menjelaskan kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga berakhir di depan Gedung Sate.

“Kegiatannya akan dilaksanakan dari Kiara Artha Park besok malam, start jam 19.00 WIB dan finis di Gedung Sate,” ujar Asep.

Ia mengatakan panjang arak-arakan diperkirakan mencapai dua kilometer dengan jarak tempuh sekitar 3,7 kilometer dari titik awal hingga lokasi akhir kegiatan. Menurutnya kegiatan tersebut diperkirakan berlangsung hingga tengah malam dengan seremonial penutupan di Gedung Sate sekitar pukul 24.00 WIB.

Polisi mengimbau masyarakat menghindari ruas Jalan Jakarta, Ahmad Yani, Supratman, dan Diponegoro selama kegiatan berlangsung guna mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat kehadiran sekitar 5.000 hingga 6.000 peserta kirab.

"Ya, tentunya untuk masyarakat, itu kan malam Minggu, jadi mungkin dihindari jalur-jalur Jalan Jakarta, kemudian Ahmad Yani, Supratman, Diponegoro," katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)