Ilustrasi Jalan Tol MBZ. Foto: MI/Ramdani.
36.473 Kendaraan Kembali ke Jakarta via MBZ pada 1 Januari 2026
Anggi Tondi Martaon • 2 January 2026 16:38
Jakarta: PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menyatakan sebanyak 36.473 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah timur melalui Ruas Mohamed Bin Zayed (MBZ). Jumlah tersebut berdasarkan pantauan lalu lintas pada Kamis, 1 Januari 2026.
"Terjadi peningkatan signifikan pada pergerakan kendaraan yang kembali ke arah Jakarta tepat tahun baru kemarin," kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT JJC Desti Anggraeni dikutip dari Antara, Jumat, 2 Januari 2026.
Dia mengatakan peningkatan volume kendaraan yang kembali ke Jakarta pada periode tersebut mencapai 65,24 persen dibandingkan lalu lintas normal yakni sebanyak 22.073 kendaraan. Hal itu menunjukkan mulai meningkatnya arus balik masyarakat setelah merayakan libur tahun baru.
Sementara itu, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 30.772 kendaraan. Atau meningkat 26,46 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 24.334 kendaraan.
Pihaknya mencatat total volume kendaraan pada dua arah yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada 1 Januari 2026 sebanyak 67.245 kendaraan. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 44,9 persen dari kondisi lalu lintas normal, yaitu 46.407 kendaraan.
"Data tersebut menunjukkan bahwa arus kendaraan yang menuju Jakarta lebih dominan dibandingkan arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta pada hari pertama tahun baru 2026," ujar Desti.

Ilustrasi Jalan Tol MBZ. Foto: MI/Ramdani.
Sementara itu, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo mengimbau pengendara yang melintasi Tol Trans Jawa, termasuk Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Hal itu harus menjadi perhatian untuk mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya saat berkendara di tengah hujan.
"Tetap waspada terlebih saat hujan karena dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan. Semoga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan," kata dia.