Menlu Sugiono Pastikan Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Sudah Disetujui Palestina

Menteri Luar Negeri Sugiono dalam keterangan video dari Washington DC, Amerika Serikat, Jumat, 20 Februari 2026. (BPMI Setpres)

Menlu Sugiono Pastikan Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Sudah Disetujui Palestina

Willy Haryono • 21 February 2026 16:29

Washington: Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan rencana pengerahan personel Indonesia untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Jalur Gaza telah dikonsultasikan dan mendapat persetujuan dari pihak Palestina.

Menlu Sugiono mengatakan kehadiran Ketua Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG) Ali Shaath dalam pertemuan Dewan Perdamaian (Board of Peace) di Washington DC menjadi bukti bahwa pihak Palestina mengetahui dan memahami rencana tersebut.

“Pihak Palestina ada di sana, dan mereka sudah tahu, sudah paham. Kemudian kita juga sudah menyampaikan syarat nasional kita, jadi semuanya sudah terlibat,” kata Sugiono dalam keterangan video dari Washington DC, Jumat, 20 Februari 2026.

Menurut Menlu Sugiono, partisipasi Indonesia dalam ISF bertujuan mendukung upaya menjaga gencatan senjata dan menciptakan stabilitas keamanan di Gaza, sebagaimana diharapkan oleh otoritas administrasi Gaza.

“Gencatan senjata, kemudian penciptaan suasana yang aman dan stabil, baru tahap-tahap berikutnya bisa dilakukan,” ujarnya.

Ia juga mengonfirmasi bahwa pengerahan awal personel Indonesia direncanakan di wilayah Rafah, Gaza selatan, sementara rincian teknis dan operasional masih dalam pembahasan.

Senada dengan itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, mengatakan Indonesia telah melakukan konsultasi dengan pihak Palestina, termasuk melalui perwakilan Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Terkait keterlibatan dengan ISF, kami juga berkonsultasi dengan pihak Palestina,” kata Nabyl, dikutip dari Antara, Sabtu, 21 Februari 2026.

Ia menambahkan personel Indonesia akan menjalankan tugas kemanusiaan, termasuk mendukung rekonstruksi infrastruktur, perlindungan warga sipil, dan layanan kesehatan.

Dalam pertemuan Dewan Perdamaian, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan kesiapan Indonesia mengirim hingga 8.000 personel untuk mendukung stabilitas dan perdamaian di Gaza melalui mekanisme ISF.

Indonesia juga membuka kemungkinan penambahan jumlah personel sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca juga:  Menlu Sugiono: RI Jadi Wakil Komandan ISF Berkat Reputasi Prajurit Indonesia

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)