Siasat Pemudik Kampung Rambutan: Pulang Awal Demi Hemat Tiket

Penumpang padati Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, menjelang Imlek dan Ramadhan 2026. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

Siasat Pemudik Kampung Rambutan: Pulang Awal Demi Hemat Tiket

Fachri Audhia Hafiez • 15 February 2026 22:01

Jakarta: Hiruk-pikuk di Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai terasa lebih hangat dari biasanya. Di tengah persiapan menyambut Imlek dan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, ratusan warga memilih untuk "mencuri start" pulang ke kampung halaman guna menghindari kepadatan dan mahalnya harga tiket.

"Sejak beberapa hari terakhir, aktivitas penumpang mulai mengalami peningkatan. Hal ini diperkirakan akan terus bertambah menjelang Imlek dan memasuki bulan Ramadhan," ujar Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 15 Februari 2026.
 


Data operasional hingga siang ini pukul 13.00 WIB mencatat 41 unit bus tiba dengan 436 penumpang, sementara 35 unit bus telah berangkat mengantar 368 jiwa menuju berbagai destinasi. Peningkatan mobilitas ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari strategi masyarakat dalam menyiasati musim mudik yang sudah di depan mata.

Meski terminal mulai dipadati tas-tas besar dan kardus oleh-oleh, suasana tetap terkendali. Petugas terminal terus melakukan pemantauan intensif demi menjamin kenyamanan serta keamanan para penumpang yang ingin menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga di kampung.

Di sudut ruang tunggu, tampak Jamal, 48, seorang pria asal Jawa Tengah yang sedang menanti bus keberangkatannya. Baginya, pulang lebih awal adalah pilihan paling logis secara finansial dan kenyamanan.
 
"Saya mudik sekarang karena cuti sudah dapat dan sekalian menyambut Imlek sama keluarga. Nanti pas Ramadhan sudah lebih tenang," tutur Jamal.

Strategi Jamal bukan tanpa alasan. Pengalaman bertahun-tahun sebagai perantau mengajarkannya bahwa menunda keberangkatan hingga mendekati hari besar hanya akan menguras kantong dan tenaga.

"Biasanya kalau tunggu mendekati Ramadhan, tiket susah dan mahal. Jadi sekarang lebih aman," ujar Jamal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)