Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Posisi Tawar Indonesia dengan AS

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu sore, 15 Februari 2026. Foto: Sekretariat Kabinet.

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Posisi Tawar Indonesia dengan AS

Fachri Audhia Hafiez • 15 February 2026 21:36

Bogor: Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu sore, 15 Februari 2026. Pertemuan tersebut digelar khusus untuk membahas penguatan posisi tawar Indonesia dalam perundingan ekonomi internasional, terutama dengan Amerika Serikat (AS).

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya strategi diplomasi ekonomi yang berdampak langsung bagi kepentingan nasional. Ia menginstruksikan jajarannya untuk memastikan setiap kesepakatan yang diambil memberikan keuntungan maksimal bagi Indonesia.
 


"Presiden menegaskan bahwa posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapa pun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat, harus menjadi yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia," tulis keterangan dalam unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet, Minggu, 15 Februari 2026.

Selain membahas hubungan bilateral dengan AS, Kepala Negara juga menitikberatkan pada dua poin utama untuk memperkuat struktur ekonomi domestik, yaitu perundingan internasional harus mampu mendorong produktivitas industri di dalam negeri secara signifikan.


Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu sore, 15 Februari 2026. Foto: Sekretariat Kabinet.

Lalu, memperkuat peran Indonesia dalam global supply chain (rantai pasok global) untuk memastikan daya saing industri nasional di kancah global. Kepala Negara menginginkan agar kebijakan yang dirumuskan tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus segera diimplementasikan untuk memberikan hasil nyata.

"Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus sesegera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia," lanjut keterangan tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)