Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemendiktisaintek, Ardi Findyartini (tengah). Foto: Metro TV/Enrich Samuel.
SMA Unggul Garuda Baru Beroperasi Juni 2026 di 4 Lokasi
Enrich Samuel • 18 February 2026 16:43
Jakarta: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menargetkan SMA Unggul Garuda Baru mulai beroperasi pada Juni 2026. Sekolah yang diproyeksikan menjadi kawah candradimuka bagi talenta muda Indonesia ini akan dibuka di empat titik strategis.
Keempat lokasi itu yakni Belitung Timur, Timor Tengah Selatan, Konawe Selatan, dan Tanjung Selor. Fasilitas pendidikan ini guna memberikan akses pendidikan berkualitas bagi 640 siswa terpilih pada tahun ajaran 2026–2027.
“Target kami adalah bisa memberikan kesempatan kepada 640 siswa totalnya, jadi satu sekolah itu 160 siswa per angkatan. Kami berharap bisa memberikan kesempatan kepada siswa-siswi terbaik potensi unggul dari seluruh Indonesia, termasuk mereka yang berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi kurang beruntung,” ujar Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemendiktisaintek, Ardi Findyartini, dalam Ngopi Bareng Kemendiktisaintek, di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Ardi menjelaskan bahwa proses pendaftaran masih dibuka hingga 7 Maret 2026. Pemerintah menetapkan standar akademik yang tinggi, di mana calon siswa harus memiliki nilai rapor minimal 85 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, atau memiliki prestasi di bidang STEM yang telah terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Hingga saat ini, sistem mencatat lebih dari 1.220 calon siswa dari berbagai penjuru daerah, mulai dari Aceh hingga Papua Pegunungan, telah melakukan login di laman pendaftaran. Pemerintah terus mendorong para pendaftar untuk segera melengkapi berkas administrasi agar dapat diproses ke tahapan seleksi berikutnya.
.jpeg)
Ngopi Bareng Kemendiktisaintek. Foto: Metro TV/Enrich Samuel.
Selain penyaringan siswa, Kemendiktisaintek juga tengah melakukan rekrutmen besar-besaran untuk tenaga pendidik. Sebanyak 96 guru dan tenaga kependidikan terbaik akan disiapkan untuk mengisi formasi di empat sekolah tersebut, dengan komposisi masing-masing 24 tenaga pendidik per sekolah.
“Kami mengajak partisipasi dari putra-putra terbaik untuk menjadi guru di SMA Unggul Garuda Baru. Guru yang terpilih diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran unggul dan membina talenta siswa agar mampu menembus perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri. Untuk posisi kepala sekolah dan wakilnya, kami sangat mempertimbangkan pengalaman yang bersangkutan melalui mekanisme penugasan dan mutasi,” ujar Ardi.