Puluhan PJU di Jaktim Sudah Menyala Setelah Komponen Listrik Dicuri

Proses perbaikan sejumlah komponen penting pada panel listrik serta kabel di bagian bawah panel di Jalan Laksamana Malahayati, Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, setelah sebelumnya hilang dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab. ANTARA/H

Puluhan PJU di Jaktim Sudah Menyala Setelah Komponen Listrik Dicuri

Gabriella Thesa Widiari • 7 May 2026 17:05

Jakarta: Puluhan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Cipinang Muara, Jakarta Timur Kembali menyala. Sebelumnya, lampu PJU tersebut sempat padam akibat pencurian komponen listrik oleh oknum tak bertanggung jawab.

"Lampu PJU di Jalan Laksamana Malahayati, Cipinang Muara, kini sudah nyala kembali karena telah dilakukan perbaikan oleh tim Satgas," kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Benhard Hutajulu, dilansir dari Antara, Kamis, 7 Mei 2026.
 

Perbaikan dilakukan oleh personel Satgas Kuning Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur dengan mengganti sejumlah komponen yang hilang. Benhard menyebutkan proses penanganan berlangsung lebih cepat dari perkiraan awal. 

Semula, perbaikan itu diprediksi membutuhkan waktu hingga dua hari. Namun, setelah komponen penggantinya diperoleh, perbaikan dapat segera dituntaskan. Keberadaan PJU tersebut sangat penting untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Sementara itu, Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Yanuar Ikhsan mengatakan, pelaku pencurian komponen panel induk tersebut masih belum diketahui. Minimnya pengawasan melalui kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi menjadi kendala dalam mengidentifikasi pelaku.


Ilustrasi listrik padam. Freepik

Dia juga menyebutkan komponen yang dicuri itu sebenarnya tidak bernilai tinggi. Selain mengambil komponen panel induk, pelaku juga diketahui mencuri kabel bawah panel untuk mengambil kawat tembaganya, sementara lapisan kabel ditinggalkan di lokasi.

"Komponen yang dicuri harganya murah. Mereka mengambil kabel untuk diambil tembaganya, sedangkan kulit kabelnya dibuang begitu saja," ucap Yanuar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gabriella Thesa Widiari)