Banjir di Kelurahan Petogogan. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq,
3 RW di Petogogan Masih Terendam Banjir
Muhammad Iqbal Sidiq • 5 May 2026 12:05
Jakarta: Sebanyak 37 RT dari total 3 RW di Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terendam banjir pada Selasa, 5 Mei 2026, pagi. Wilayah RW 03 menjadi salah satu titik terdampak paling signifikan, akibat luapan Kali Krukut dan intensitas hujan tinggi.
Pantauan Metrotvnews.com di lokasi, ketinggian air di RW 03, titik terparah di Kelurahan Petogogan, masih berkisar di angka 40 sentimeter. Dilaporkan oleh warga, ketinggian di RW 03 pada malam hari, 4 Mei 2026, mencapai 1 meter atau setinggi dada pria dewasa.
Sejak malam hari, banjir telah menggenangi total 3 RW di Kelurahan Petogogan. Ketua RW 03 Petogogan, Pak Samsudin, menyatakan bahwa 15 RT di wilayahnya terdampak banjir total.
“RW 03 itu manakala banjir, 15 RT itu terdampak semua. Beda dengan RW lain, kalau RW 03 total karena memang kondisinya kan di bawah,” ujar Samsudin di lokasi, Selasa, 5 Mei 2026.
Faktor penyebab dipicu oleh meluapnya Kali Krukut yang kini kondisinya sudah sangat sempit dan mengalami sedimentasi tinggi. Meskipun pengerukan lumpur telah dilakukan, hal tersebut dinilai belum efektif karena terkendala akses alat berat ke pemukiman sempit.
Selain curah hujan, Samsudin menyebut adanya tambahan debit air dari saluran buangan Waduk Oasis Kota Jakarta Selatan. Ditambah lagi, proses perbaikan pompa air di area Nipah yang belum tuntas turut.

Banjir di Kelurahan Petogogan. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq,
Warga Petogogan kini lebih memilih menetap di rumah, karena mayoritas telah memiliki bangunan 2 lantai. Walaupun demilian, warga mendesak agar pemerintah segera merealisasikan normalisasi Kali Krukut agar intensitas banjir bisa berkurang.
“Warga sebenarnya sudah setuju untuk normalisasi karena sudah merasakan sekian lama, sudah capek sebenarnya. Kalau daerah rendah begini, kalau kalinya enggak dibebaskan tetap sulit mau program apapun,” tegas Samsudin.