Erupsi Gunung Dukono, BNPB: 7 Pendaki Asal Singapura Ditemukan Selamat

Tim SAR gabungan berada di Pos 5 pendakian Gunung Api Dukono untuk mencari dan mengevakuasi dua WNA yang masih dalam pencarian pada peristiwa erupsi Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5). (DOk BNPB)

Erupsi Gunung Dukono, BNPB: 7 Pendaki Asal Singapura Ditemukan Selamat

Lukman Diah Sari • 8 May 2026 17:02

Jakarta: Gunung Dukono, di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, erupsi pada Jumat, 8 Mei 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut tujuh pendaki yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Singapura berhasil ditemukan selamat. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menerangkan, bahwa berdasarkan pendataan sementara, total ada 20 pendaki di kawasan Gunung Dukono. Dengan rincian, sembilan WNA asal Singapura, tiga warga Ternate, dan delapan warga lokal sekitar kawasan Gunung Dukono. 

Rincian tujuh pedaki WNA ditemukan selamat:

  1. TYME, laki-laki, usia 30 tahun
  2. OSS, perempuan, usia 37 tahun
  3. PL, perempuan, usia 33 tahun
  4. LHEI, perempuan, usia 31 tahun
  5. TJYG, perempuan, usia 30 tahun
  6. LYXV, perempuan, usia 30 tahun
  7. LSD, laki-laki, usia 29 tahun
"Hingga Jumat siang masih terdapat dua orang pendaki WNA yang dinyatakan dalam pencarian oleh tim SAR gabungan, yakni HWQT, laki-laki, usia 30 tahun dan SMBAH, laki-laki, usia 27 tahun," ujar Abdul, dalam rilis resmi, Jumat, 8 Mei 2026.

Gunung Dukono erupsi, Jumat, 8 Mei 2026.

Pencarian Dibagi Menjadi Dua Tim

Abdul menerangkan, perihal pencarian dua pendaki WNA tersebut dilakukan oleh tim gabungan, dengan dibagi menjadi dua titik pencarian. Tim pertama yang dipimpin langsung Kalaksa BPBD Halmahera Utara melakukan penyisiran jalur pendakian menuju puncak gunung dan kini berada pada jarak kurang lebih 500 meter dari puncak.

Dalam upaya tersebut, tim menggunakan pesawat nirawak atau drone untuk memantau kondisi dari udara guna meningkatkan keamanan dan efektivitas pencarian, mengingat aktivitas erupsi Gunung Dukono masih berlangsung dengan intensitas yang fluktuatif.

Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran di wilayah aliran sungai yang berada di dekat kawasan puncak gunung.

"Penyisiran dilakukan untuk mencari dua warga negara asing yang hingga kini masih dinyatakan hilang dan belum berhasil ditemukan," ujar Abdul.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)