Media Iran Konfirmasi Kematian Jenderal Tertinggi dan Penasihat Kunci Khamenei

Penasihat utama Ayatollah Ali Khamenei, Laksamana Ali Shamkhani. (Anadolu Agency)

Media Iran Konfirmasi Kematian Jenderal Tertinggi dan Penasihat Kunci Khamenei

Muhammad Reyhansyah • 1 March 2026 13:34

Teheran: Media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa jenderal tertinggi negara dan seorang penasihat kunci bagi mendiang pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Laksamana Ali Shamkhani, penasihat utama bagi Ayatollah Ali Khamenei dan Sekretaris Dewan Pertahanan Iran, serta Mayor Jenderal Mohammad Pakpour, Komandan Tertinggi Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), tewas pada Sabtu, 28 Februari 2026, menurut laporan Islamic Republic News Agency (IRNA).

Dilansir dari CNN, Minggu, 1 Maret 2026, Ali Shamkhani telah lama menjadi sosok berpengaruh dalam struktur kekuasaan Iran. Ia menjabat sebagai pejabat keamanan nasional tertinggi selama satu dekade sejak 2013, serta sebelumnya memegang sejumlah posisi penting, termasuk di IRGC dan kementerian pertahanan.

Israel sempat mengklaim telah menewaskannya dalam serangan selama konflik 12 hari pada Juni tahun lalu. Namun kemudian terungkap bahwa ia selamat dan kembali menduduki posisi penting di Dewan Pertahanan pada akhir tahun lalu.

Shamkhani, yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden pada 2001, dikenal luas di kalangan kebijakan luar negeri di Washington dan Eropa sebagai figur penting diplomasi Iran.

Ia mewakili Iran dalam perundingan yang dimediasi Tiongkok dengan pejabat Arab Saudi, yang berujung pada kesepakatan untuk memulihkan hubungan diplomatik kedua negara setelah bertahun-tahun bermusuhan.

Meski sempat digantikan secara mendadak pada pertengahan 2023, Shamkhani tetap menjadi pembantu dekat pemimpin tertinggi dan memberikan nasihat ketika Iran kembali memasuki perundingan nuklir dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Mohammad Pakpour dipromosikan untuk memimpin IRGC setelah kematian pendahulunya, Hossein Salami, dalam konflik 12 hari tahun lalu.

Ia bergabung dengan IRGC segera setelah pembentukannya pasca Revolusi Islam 1979 dan kemudian menjabat sebagai kepala Pasukan Darat IRGC sebelum diangkat ke posisi tertinggi.

Dalam pernyataan pada Minggu, seorang komandan senior mengatakan struktur IRGC “dirancang sedemikian rupa sehingga segera setelah gugurnya seorang komandan … individu yang kompeten dan mampu langsung menggantikannya,” menurut kantor berita yang berafiliasi dengan negara, Fars News Agency.

IRGC merupakan sayap elite militer Iran, bertanggung jawab langsung kepada pemimpin tertinggi dan tidak hanya bertugas menghadapi musuh di luar negeri, tetapi juga semakin berperan dalam meredam protes di dalam negeri.

Baca juga:  Media Pemerintah Iran Konfirmasi Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)