Kebakaran Bukit Setampol Gunung Rinjani Hanguskan 127 Hektare Lahan, Tak Ada Korban

Arsip - Kepulan asap kebakaran lahan di kawasan Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat, Rabu, 23 September 2026. ANTARA/HO-Humas Balai TNGR

Kebakaran Bukit Setampol Gunung Rinjani Hanguskan 127 Hektare Lahan, Tak Ada Korban

Silvana Febiari • 24 September 2026 12:04

Lombok Utara: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bukit Setampol, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Tidak ada warga yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan peristiwa kebakaran di kawasan konservasi tersebut dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 18.50 WITA, Selasa, 22 September 2026. 


"Berdasarkan laporan penanganan per Rabu (23 September), kebakaran menghanguskan lahan sekitar 127 hektare di Bukit Setampol, Kecamatan Bayan. Tidak terdapat korban jiwa maupun laporan warga terdampak," kata Berton, dilansir dari Antara, Kamis, 24 September 2026. 

Berton menjelaskan lokasi kebakaran yang berada di Desa Bukit Stampol langsung mendapat penanganan intensif dari tim gabungan pemadam di daerah.


Arsip - Gunung Rinjani dari Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Nur Imansyah.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus melakukan koordinasi ketat dengan pihak Balai TNGR serta BPBD Kabupaten Lombok Utara. Tujuannya memantau perkembangan situasi dan memastikan titik api tidak meluas.

BNPB mengimbau pengelola taman nasional dan masyarakat di sekitar lereng Gunung Rinjani meningkatkan patroli pengawasan. Masyarakat juga diminta mewaspadai aktivitas yang dapat memicu kebakaran selama kondisi iklim masih kering.

(Silvana Febiari)