Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar lahan gambut di Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (12/7/2026). (ANTARA/Auliya Rahman/bar)
Tanggulangi Karhutla, Kalteng Optimalkan Pemadaman via Darat dan Udara
Lukman Diah Sari • 13 July 2026 15:22
Palangka Raya: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama lintas sektor mengoptimalkan pemadaman melalui jalur darat maupun udara dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.
"Kolaborasi pemadaman darat dan udara merupakan upaya pemerintah dalam pengendalian karhutla agar optimal," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Toyib di Palangka Raya, Senin, 13 Juli 2026, melansir Antara.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan operasi helikopter pengebom air (water bombing) sebanyak dua unit. Adapun total ada empat helikopter yang beroperasi mendukung penanganan karhutla, sedangkan dua unit lainnya merupakan helikopter patroli.
Baca Juga :
24 Titik Panas Terdeteksi di Bangka Belitung
Selama operasi di wilayah Kalimantan Tengah hingga 12 Juli 2026, kegiatan water bombing di sejumlah lokasi telah menghabiskan sebanyak 2,36 juta liter air. Toyib yang juga Komandan Harian Posko PDB Karhutla Kalteng menjelaskan berdasarkan data yang dipantau Posko Krisis Karhutla Pusdalops PB Kalteng, kejadian karhutla mengalami peningkatan pada bulan Juli 2026.
"Tetapi sejauh ini penanganan yang dilakukan Posko Karhutla, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota relatif masih terkendali," jelas dia.

Ilustrasi-Karhutla terjadi di Kabupaten Bangka Tengah menghanguskan lahan 1 hektare. (MI/Rendy Ferdiansyah)
Adapun beberapa lokasi kejadian karhutla yang menonjol di antaranya seperti di Tumbang Nusa Pulang Pisau masih dalam penanganan dan sudah bisa diblok oleh tim darat dan tim udara.
Sebelumnya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan pemerintah provinsi bersama lintas sektor berupaya optimal mencegah maupun menanggulangi karhutla, termasuk melalui mitigasi bencana seperti menggiatkan edukasi hingga patroli.
"Kami bersinergi bersama TNI-Polri, relawan dan lainnya, bersama-sama mengoptimalkan penanganan karhutla," kata Agustiar.