Ilustrasi freepik
Apa Itu Amal Jariah? Ini Pengertian, Jenis dan Contohnya dalam Islam
Putri Purnama Sari • 9 July 2026 19:20
Jakarta: Dalam ajaran Islam, setiap amal kebaikan akan mendapat balasan dari Allah Swt. Namun, ada satu amalan istimewa yang pahalanya diyakini terus mengalir meski pelakunya telah meninggal dunia, yakni amal jariah. Karena itulah, amalan ini sering disebut sebagai investasi akhirat yang dianjurkan untuk dilakukan oleh setiap Muslim.
Lantas, apa itu amal jariah? apa perbedaannya dengan amal biasa? Berikut informasinya.
Pengertian Amal Jariah
Dilansir dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), amal jariah berasal dari kata "amal" yang berarti perbuatan dan "jariah" yang berarti mengalir.Jadi, amal jariah merupakan amal yang pahalanya tetap mengalir walaupun orang yang melakukannya sudah meninggal dunia. Rasulullah juga menyebutkan tiga amal yang tidak terputus dalam hadis riwayat muslim:
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
Perbedaan Amal Jariah dan Amal Biasa
Meski sama-sama bernilai ibadah, amal jariah dan amal biasa memiliki perbedaan, yaitu:
- Amal jariah: pahalanya terus mengalir meski pelakunya telah meninggal dunia.
- Amal biasa: pahalanya diperoleh saat amal dilakukan dan tidak terus mengalir setelah pelakunya wafat.
- Contoh amal jariah: wakaf tanah, membangun masjid, menyumbangkan Al-Qur'an, menyebarkan ilmu yang bermanfaat.
- Contoh amal biasa: salat, puasa, zakat, dan ibadah lain yang manfaatnya lebih bersifat personal.
Jenis-Jenis Amal Jariah
1. Sedekah Jariah
Ilustrasi freepik
Sedekah jariah adalah sedekah yang manfaatnya berlangsung lama, benda yang disedekahkan tidak habis dan dapat dimanfaatkan berkali-kali seperti wakaf. Menurut penjelasan Ustaz Amir, wakaf dikategorikan sebagai amal jariah karena pahalanya tidak terputus meski pelaku telah meninggal dunia.
"Misalnya sedekah tanah, bangunan, karpet, bahan bangunan, dan lainnya akan tetap memberikan pahala baginya kecuali itu sudah rusak," ujar Ustaz Amir.
2. Ilmu yang Bermanfaat
Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diajarkan kepada orang lain dan terus diamalkan oleh orang tersebut. Jika ilmu ini diajarkan dan digunakan kembali oleh orang lain, maka pahalanya akan berlipat ganda.
Berikut adalah contoh ilmu yang bermanfaat:
- Mengajarkan ilmu agama kepada murid
- Menulis buku yang bermanfaat
- Membuat konten dakwah atau edukasi di media sosial
- Mengajarkan keterampilan yang bisa membantu kehidupan orang lain
Anak yang selalu mendoakan orang tuanya, mengamalkan nilai-nilai islam, dan melakukan kebaikan lainnya merupakan amal jariah bagi orang tuanya. Namun, hal ini hanya mungkin terjadi apabila anak dibekali dengan pendidikan dan ilmu agama yang memadai.
Amal jariah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena manfaatnya dapat dirasakan banyak orang dan pahalanya terus mengalir. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal jariah sebagai bekal di akhirat, baik melalui sedekah, menyebarkan ilmu, maupun mendidik anak agar menjadi pribadi yang saleh dan salehah.
(Khairunissa Auliya)