Ilustrasi: Freepik
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan April 2026
Riza Aslam Khaeron • 28 March 2026 14:31
Jakarta: Memasuki bulan Syawal 1447 H dan menjelang April 2026 Masehi, umat Muslim di Indonesia kembali bersiap untuk melaksanakan ibadah puasa Ayyamul Bidh. Mengutip laman NU Online, puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu sunnah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.
Secara bahasa, Ayyamul Bidh bermakna "hari-hari putih" atau cerah, yang merujuk pada malam-malam pertengahan bulan Hijriah saat bulan purnama bersinar dengan sempurna. Ibadah ini rutin dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 pada setiap bulan dalam kalender Hijriah.
Keutamaan dan manfaat dari ibadah ini sangatlah besar. Berdasarkan keterangan NU Online, seseorang yang menunaikan puasa Ayyamul Bidh secara otomatis mendapatkan kesunnahan berpuasa tiga hari setiap bulan, yang pahalanya setara dengan berpuasa sepanjang tahun. Hal ini sejalan dengan riwayat dari Abu Dzar ra, bahwa Nabi saw bersabda:
"Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulia karena membenarkan hal tersebut: 'Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnya' [QS al-An'am: 160]. Satu hari sama dengan 10 hari." (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi)
Lantas, kapankah jadwal pelaksanaan ibadah istimewa ini pada bulan April mendatang? Simak penjelasannya
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh April 2026
Berdasarkan kalender Kementerian Agama (Kemenag) pada tahun 2026, berikut tanggal jatuhnya 13-15 Syawal 1447 H sekaligus pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh pada April 2026:| Tanggal Hijriah | Tanggal Masehi |
|---|---|
| 13 Syawal 1447 H | 2 April 2026 |
| 14 Syawal 1447 H | 3 April 2026 |
| 15 Syawal 1447 H | 4 April 2026 |
Hukum Puasa Ayyamul Bidh
Hukum melaksanakan puasa Ayyamul Bidh adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan), berdasarkan hadits-hadits Nabi saw. Di antaranya sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra:"Rasulullah saw sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah baik di rumah maupun dalam bepergian." (HR an-Nasa'i dengan sanad hasan)
Selain itu, dari Qatadah bin Milhan ra disebutkan:
"Rasulullah saw telah memerintah kami untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15." (HR Abu Dawud)
| Baca Juga: Fidyah Ibu Hamil: Niat, Cara Membayar, dan Perhitungannya |
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Melansir NU Online, niat puasa Ayyamul Bidh yakni:
Nawaitu shauma ayyamil bidl lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh, karena Allah ta'ala."
Selama berpuasa, umat muslim dianjurkan menjaga diri dari hal-hal yang dapat menggugurkan pahala puasa, seperti berkata kotor, berbohong, atau menggunjing orang lain. Rasulullah saw memperingatkan:
"Banyak orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar dan kehausan." (HR an-Nasa'i dan Ibnu Majah)