Abipraya-PU Rehabilitasi Infrastruktur Terdampak Bencana Sumbar

Ilustrasi, kondisi pascabencana banjir di Kota Padang. Foto: dok BNPB.

Abipraya-PU Rehabilitasi Infrastruktur Terdampak Bencana Sumbar

Husen Miftahudin • 19 January 2026 14:13

Jakarta: PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendukung percepatan pemulihan di Sumatra Barat (Sumbar), pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Sinergi ini diwujudkan melalui berbagai upaya tanggap darurat hingga rehabilitasi infrastruktur terdampak.
 
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan rekonstruksi infrastruktur di 10 wilayah terdampak di Provinsi Sumbar. Brantas Abipraya bersama Kementerian PU berperan aktif dalam upaya pemulihan dengan melaksanakan pekerjaan rekonstruksi di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, serta Kota Padang.
 
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan Kementerian PU bersama Brantas Abipraya dan BUMN Karya lainnya terus bekerja bergandengan tangan dalam pemulihan wilayah terdampak bencana agar masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan lebih tenang dan optimal.
 
Direktur Operasi I Brantas Abipraya Muhammad Toha Fauzi menyatakan kesiapan perusahaan untuk mendukung program pemulihan di Sumatra Barat. "Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bentuk bantuan yang paling dibutuhkan, khususnya pada sektor rekonstruksi prasarana, dan setiap langkah pemulihan dilaksanakan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah terdampak," tegas Toha, dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 19 Januari 2026.
 
Brantas Abipraya senantiasa berkomitmen untuk selalu berperan aktif mendukung langkah Kementerian PU dalam mempercepat penanganan pascabencana. Kolaborasi ini difokuskan pada percepatan pemulihan infrastruktur vital, meliputi fasilitas kesehatan, pendidikan, peribadatan, perekonomian, serta infrastruktur sosial lainnya, agar layanan publik kembali berjalan dan aktivitas masyarakat dapat pulih secara normal.
 
Kehadiran Brantas Abipraya di lokasi bencana merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam memastikan konektivitas dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman dan lancar. Melalui koordinasi intensif dengan Kementerian PU dan pemangku kepentingan terkait, proses penanganan dilakukan secara cepat, terukur, dan mengedepankan aspek keselamatan.
 

Baca juga: Sumbar Butuh Rp21,44 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana


(Brantas Abipraya bersama Kementerian PU mendukung percepatan pemulihan di Sumbar. Foto: dok Brantas Abipraya)
 

Dukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat

 
Bupati Agam Benni Warlis mengapresiasi komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung pemulihan daerah. Ia menegaskan kolaborasi pemerintah daerah, Kementerian PU, dan BUMN konstruksi ini menjadi kunci percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
 
Upaya pemulihan ini tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki kerusakan fisik, tetapi juga untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Dengan infrastruktur yang kembali berfungsi, diharapkan aktivitas masyarakat dapat segera pulih dan roda perekonomian daerah kembali bergerak.
 
Melalui kolaborasi yang solid antara Brantas Abipraya dan Kementerian PU, pemulihan Agam diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
 
"Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya pemulihan pasca bencana. Sinergi dengan Kementerian PU menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan kembali infrastruktur di Agam dapat berjalan optimal dan berkelanjutan," tegas Toha.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)