Penyaluran Bantuan di Puncak Papua Terancam Gangguan Kelompok Bersenjata

Pemerintah Kabupaten Puncak dan Koops TNI Habema menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak krisis pangan dan air bersih. (Dokumentasi/ Istimewa)

Penyaluran Bantuan di Puncak Papua Terancam Gangguan Kelompok Bersenjata

Silvana Febiari • 30 July 2026 19:14

Puncak: Warga Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, masih menghadapi krisis pangan dan kesulitan air bersih akibat cuaca ekstrem sejak pertengahan Juni 2026. Pemerintah Kabupaten Puncak dan Koops TNI Habema menyiapkan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.

"Saat ini kami sedang mengupayakan untuk masuk ke wilayah tersebut agar dapat membawakan bantuan bagi masyarakat di sana," ujar Brigjen TNI Stefie Jantje Huhujanan Dansatgas Teritorial saat koordinasi dengan pemerintah daerah, di Puncak, Kamis, 30 Juli 2026.
 


Namun, rencana distribusi bantuan tersebut mendapat ancaman dari kelompok bersenjata. Kelompok itu mengancam unsur pemerintah, aparat keamanan, serta pihak yang terlibat.


Ilustrasi TNI-Polri. Foto: dok. Medcom.


Sejumlah pangamat menilai situasi keamanan menjadi tantangan utama dalam memastikan bantuan kemanusiaan dapat diterima masyarakat.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat dinilai penting. Tujuannya agar penyaluran bantuan berlangsung aman dan tepat sasaran.

(Silvana Febiari)