Rute Padang–Siberut dan Tua Pejat Diprediksi Padat Saat Libur Lebaran 2026

Petugas PT ASDP (baju putih) mengawasi pekerja menurunkan hasil bumi di atas KMP Gambolo yang dibawa dari Kabupaten Kepulauan Mentawai di Pelabuhan Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (10/3/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Rute Padang–Siberut dan Tua Pejat Diprediksi Padat Saat Libur Lebaran 2026

Lukman Diah Sari • 11 March 2026 12:12

Padang: PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Padang, Sumatra Barat (Sumbar), memperkirakan lonjakan penumpang pada rute Kota Padang–Siberut dan Kota Padang–Tua Pejat selama periode libur Lebaran 2026.

"Biasanya dua rute itu yang kami perkirakan adanya sedikit lonjakan di periode angkutan Lebaran 2026," kata General Manager PT ASDP Padang, Hari Gunanto di Kota Padang, Rabu, 11 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kendaraan, maupun distribusi hasil bumi selama Idulfitri 1447 Hijriah, PT ASDP menambah dua rute pelayaran. Penambahan tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dan mendapatkan persetujuan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).


Petugas PT ASDP (baju putih) mengawasi pekerja menurunkan hasil bumi di atas KMP Gambolo yang dibawa dari Kabupaten Kepulauan Mentawai di Pelabuhan Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (10/3/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Pada periode Lebaran tahun sebelumnya, tepatnya H-10 hingga H+10 Lebaran 2025, PT ASDP mencatat jumlah penumpang mencapai 3.288 orang dengan total 39 perjalanan kapal. Selain itu, sebanyak 757 kendaraan roda dua, roda empat, dan sejenisnya diangkut menggunakan KMP Gambolo dan KMP Ambu Ambu.

Untuk mencegah antrean penumpang di pelabuhan, khususnya pada periode puncak arus mudik, ASDP juga mengoptimalkan koordinasi dengan BPTD selaku operator Pelabuhan Bungus. Selain itu, instansi terkait menyiapkan skema pembelian tiket secara daring guna mempercepat proses administrasi penumpang saat hendak naik kapal.

Ia menjelaskan saat ini pembelian tiket secara online baru tersedia untuk rute Kota Padang–Tua Pejat. Sementara untuk lintasan lainnya masih menggunakan sistem offline dan sedang dalam tahap pengembangan layanan tiket daring. Pembelian tiket offline akan dikelola langsung oleh Balai Pengelola Transportasi Darat.

"Untuk online itu sudah diatur melalui sistem sehingga siapa pun yang membeli pertama, maka dialah yang akan mendapatkan antrean nomor pertama," jelas dia.

ASDP juga menggencarkan sosialisasi jadwal keberangkatan kapal, baik dari Kota Padang menuju Kabupaten Kepulauan Mentawai maupun sebaliknya, guna meminimalkan penumpukan penumpang di pelabuhan. Ia menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional kapal selama masa angkutan Lebaran.

"Nah, kapasitas kapal ini prioritas utamanya adalah keselamatan dimana kapal itu tidak boleh melebihi muatannya," ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)